SLEMAN, diswayjogja.id – Isu pengangkatan Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mencuat di tengah masyarakat dan lingkungan aparatur Pemerintah Kabupaten Sleman.
Isu ini memicu beragam spekulasi, terutama terkait status kepegawaian dan kewenangan pemerintah daerah dalam proses tersebut.
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Sleman, Wildan Solichin, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kebijakan resmi dari pemerintah pusat yang mengatur perubahan status SPPG menjadi PPPK. Ia menyebut informasi yang beredar masih sebatas isu dan belum memiliki dasar hukum yang jelas.
“Ya, memang ada isu SPPG akan diangkat menjadi PPPK. Tapi sampai sekarang kami belum menerima surat atau kebijakan resmi dari pemerintah pusat terkait hal itu,” katanya, Senin (3/2/2026).
Menurutnya, jika nantinya kebijakan tersebut benar-benar ditetapkan, maka status kepegawaian SPPG tidak akan berada di bawah pemerintah daerah.
Ia menilai, besar kemungkinan para pelaksana program gizi tersebut akan menjadi bagian dari instansi pemerintah pusat yang secara khusus membidangi urusan gizi nasional.
BACA JUGA : Soroti Program MBG dan P3K SPPG, DPRD DIY Ingatkan Guru Juga Harus Sejahtera
BACA JUGA : DPRD Bantul Tegaskan Standar Keamanan MBG Ramadan
“Andai isu itu benar, mereka bukan pegawai daerah, tetapi bagian dari pegawai pusat. Bisa jadi nanti berada di bawah Badan Gizi Nasional atau lembaga sejenis,” ujarnya.
Ia menjelaskan, peran BKPP Sleman dalam persoalan ini terbatas pada fungsi administratif dan koordinatif.
Pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk mengangkat atau menetapkan status aparatur sipil negara tanpa adanya regulasi dari kementerian atau lembaga terkait di tingkat pusat.
“Kami di daerah sifatnya hanya menindaklanjuti kebijakan. Selama belum ada regulasi yang jelas, tentu kami tidak bisa mengambil langkah apa pun,” jelasnya.
Isu pengangkatan SPPG menjadi PPPK dinilai penting oleh sebagian kalangan karena menyangkut kepastian kerja dan kesejahteraan para pelaksana program di lapangan.
Selama ini, SPPG menjadi ujung tombak dalam mendukung program pemenuhan gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak, ibu hamil, dan kelompok rentan di berbagai wilayah.
BACA JUGA : Distribusi MBG Bantul Fokus Jaga Gizi Siswa Saat Puasa