BACA JUGA : Anak SD dan SMP Sleman Sudah Bisa Coding dan AI
Menurutnya, Sleman tidak hanya memenuhi syarat UHC, tetapi juga mampu menjaga tingkat keaktifan peserta dalam program jaminan kesehatan nasional.
“Selamat kepada Kabupaten Sleman yang menjadi salah satu dari 397 kabupaten/kota dengan capaian UHC lebih dari 98 persen dan mendapatkan penghargaan UHC kategori Madya,” ujarnya.
Ia memaparkan, per Januari 2026, cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Sleman telah mencapai 98,99 persen, dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 87,77 persen.
Angka ini menunjukkan bahwa mayoritas warga tidak hanya terdaftar, tetapi juga aktif memanfaatkan layanan kesehatan.
“Per Januari 2026, cakupan kepesertaan JKN Kabupaten Sleman sebesar 98,99 persen dengan tingkat keaktifan 87,77 persen peserta JKN,” jelasnya.
Ia berharap, prestasi tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan agar dampaknya semakin dirasakan oleh masyarakat luas, khususnya dalam akses terhadap layanan kesehatan yang merata dan berkelanjutan.
BACA JUGA : Prioritas Sekolah Rusak Berat, Sleman Andalkan Dapodik
BACA JUGA : Kasus Laka Jambret Sleman Menggantung, Tahap Kedua Restorative Justice Belum Dijadwalkan
“Kami berharap, prestasi ini dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat Kabupaten Sleman,” imbuhnya.
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar menyampaikan apresiasi kepada para gubernur, bupati, dan wali kota yang telah memastikan warganya terdaftar dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh gubernur, bupati, dan wali kota yang telah menyukseskan program strategis nasional dengan memastikan masyarakatnya terdaftar dalam program JKN,” tambahnya.
Ia menegaskan, capaian UHC di daerah tidak boleh stagnan, apalagi menurun.
Menurutnya, tren kepesertaan harus terus meningkat seiring dengan upaya memperbaiki mutu layanan kesehatan di lapangan.
“Capaian UHC daerah harus mengalami tren yang meningkat dan tidak boleh turun guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat,” lanjutnya.
BACA JUGA : Kasus Suami Kejar Jambret di Sleman Masuk Jalur Damai, Ganti Rugi Belum Dibahas