SLEMAN, diswayjogja.id - Pemerintah Kabupaten Sleman kembali menorehkan prestasi di bidang pelayanan kesehatan.
Pemkab Sleman meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Kategori Madya dari BPJS Kesehatan setelah berhasil mengikutsertakan lebih dari 98 persen warganya dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara nasional yang digelar di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Selasa (27/1/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar serta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
Bupati Sleman Harda Kiswaya menegaskan, capaian ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memastikan akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.
“Kami akan terus berkomitmen meningkatkan capaian dalam memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat Sleman,” katanya.
BACA JUGA : Gempa Beruntun Guncang Bantul, BPBD Sleman Pantau Dua Sesar Aktif
BACA JUGA : Polda DIY Lakukan Penyelidikan Dugaan Kekerasan Oknum Polisi Sleman
Ia berharap, persentase kepesertaan JKN yang saat ini mencapai 98,99 persen tidak berhenti pada angka tersebut.
Pemkab Sleman, bersama BPJS Kesehatan Cabang Sleman, menargetkan peningkatan hingga menembus 99 persen atau lebih.
“Capaian ini bukan akhir, justru menjadi motivasi kami untuk terus mendorong agar Sleman bisa meraih kategori utama dalam Universal Health Coverage,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BPJS Kesehatan atas sinergi yang terjalin selama ini, terutama dalam mengintegrasikan jaminan kesehatan daerah ke dalam program JKN nasional.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan Cabang Sleman yang telah menjalin kolaborasi dengan Pemkab Sleman sehingga jaminan kesehatan daerah bisa terintegrasi dengan baik ke dalam program JKN,” tuturnya.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sleman, Irfan Qadarusman, menyampaikan apresiasinya atas capaian tersebut.
BACA JUGA : Oknum Polisi Diduga Aniaya Perempuan di Sleman, Korban Alami Trauma Psikologis