Aktivitas di Bukit Klangon sangat beragam. Mulai dari berkemah (camping) untuk menikmati suasana malam pegunungan, bersepeda lintas alam (downhill), hingga lari lintas alam (trail run). Jalur pendakian di area ini relatif bersahabat bagi pemula, dengan variasi tanjakan yang tidak terlalu ekstrem namun tetap memberikan tantangan fisik yang memuaskan. Fasilitas penunjang seperti area parkir, tempat ibadah, dan warung-warung kecil yang menjajakan makanan hangat sudah tersedia dengan baik di area bawah.
Informasi Pengunjung:
Jam Operasional: Hari kerja (06.00-17.00 WIB), Akhir pekan (buka 24 jam untuk berkemah).
Biaya Masuk: Sangat terjangkau, hanya Rp 4.000 per orang dengan biaya parkir mobil Rp 5.000.
BACA JUGA : Menelusuri Keindahan Pantai Drini dan Pantai Sundak Gunungkidul Jogja, Cek Ulasan Selengkapnya Disini
BACA JUGA : Hidden Gem Jadi Incaran, Berikut Destinasi Wisata Jogja Paling Indah Simak Info Selengkapnya
The Lost World Park
Berbeda sedikit dengan "Castle", The Lost World Park lebih menekankan pada keindahan taman bunga dan suasana piknik yang asri. Lokasi ini sering disebut sebagai permata tersembunyi karena suasananya yang lebih tenang. Hamparan rumput hijau yang luas dipadukan dengan berbagai koleksi bunga berwarna-warni menciptakan harmoni alam yang sangat menyejukkan mata dan pikiran.
Di sini, wisatawan tidak hanya bisa duduk santai menikmati pemandangan, tetapi juga mencoba berbagai wahana seru. Salah satu yang paling diminati adalah flying fox yang melintasi taman dengan latar belakang gunung. Bagi yang ingin tantangan lebih besar, area ini juga menjadi salah satu titik pemberhentian untuk tur menggunakan mobil jip. Selain itu, pengunjung bisa berfoto dengan satwa unik seperti burung hantu yang sudah terlatih untuk berpose di depan kamera.
Informasi Pengunjung:
Jam Operasional: 08.00 hingga 17.00 WIB.
Biaya Masuk: Rp 10.000 (belum termasuk biaya wahana seperti Flying Fox seharga Rp 30.000 atau paket Jip Merapi mulai dari Rp 400.000).
Stonehenge Yogyakarta
Anda tidak perlu terbang ke Salisbury, Inggris, untuk melihat kemegahan monumen batu Stonehenge. Cangkringan memiliki replikanya yang sangat mirip, yakni Stonehenge Yogyakarta. Tersusun dari bongkahan batu-batu besar yang ditata sedemikian rupa di atas lahan rumput yang luas, tempat ini menjadi lokasi favorit bagi para pemburu foto estetik dan pembuat konten kreatif.
Waktu yang paling disarankan untuk berkunjung adalah saat matahari mulai condong ke barat atau sore hari. Pada saat itu, cahaya matahari yang kuning keemasan menyinari sela-sela batu, menciptakan bayangan yang dramatis dan suasana yang terasa magis. Kombinasi antara struktur batu purba buatan ini dengan latar langit biru dan puncak Gunung Merapi yang gagah menghasilkan komposisi visual yang luar biasa indah.
Informasi Pengunjung: