BACA JUGA : 10 Destinasi Terfavorit Nataru di Sleman, Kaliadem Teratas
Ia menekankan bahwa pemerintah kabupaten tidak mungkin bekerja sendiri dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Sinergi lintas sektor menjadi keharusan, terutama pada bidang pendidikan dan layanan dasar yang dampaknya langsung dirasakan masyarakat.
“Seluruh unsur pendidikan dan layanan dasar harus dikeroyok bersama-sama untuk meningkatkan sumber daya manusia penduduk Kabupaten Sleman,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan sektor pendidikan turut berkontribusi terhadap tingginya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sleman.
Pendidikan menjadi salah satu faktor dominan yang menopang capaian IPM, selain kesehatan dan standar hidup layak.
“Alhamdulillah, Indeks Pembangunan Manusianya juga tinggi, salah satunya dari sektor pendidikan,” imbuhnya.
BACA JUGA : Nataru Sleman Diserbu 833 Ribu Wisatawan, Uang Berputar Rp362 Miliar
BACA JUGA : 0,5 Hektar di Merapi Panen 4 Ton Jagung, Sleman Uji Ketahanan Pangan Nyata
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan expo, khususnya Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, yang dinilai konsisten menghadirkan layanan nyata bagi masyarakat.
“Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan expo ini,” jelasnya.
Menurutnya, keberadaan expo memberi ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat berbagai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang selama ini menjadi mitra penting pemerintah daerah dalam pelayanan dasar.
Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat melihat secara langsung pilihan akses layanan yang tersedia, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga penguatan ekonomi keluarga.
“Dengan adanya expo ini, semakin banyak masyarakat yang mengetahui bahwa Amal Usaha Muhammadiyah menjadi salah satu pilihan akses untuk meningkatkan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, serta peningkatan ekonomi,” sebutnya.
Ia menilai, kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan seperti Muhammadiyah menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan manusia di Sleman.
BACA JUGA : 8 Komisioner KPAD Sleman Disiapkan Hadapi Kekerasan Anak