Menurutnya, pengelolaan dana yang besar menuntut data yang kredibel dan berintegritas.
“Data yang akurat dan berintegritas adalah fondasi utama agar seluruh program pembangunan di tingkat kalurahan dapat dijalankan dengan baik dan tepat sasaran,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa transparansi pengelolaan keuangan juga menjadi kunci membangun kepercayaan publik.
“Kalurahan yang mampu menunjukkan akuntabilitas tinggi akan menjadi contoh bagi wilayah lain. Ini sekaligus memastikan dana pemerintah membawa manfaat nyata bagi warga,” imbuhnya.
BACA JUGA : Kampung Nelayan Bantul Jadi Model Ekonomi Pesisir Berbasis Koperasi
BACA JUGA : Cold Storage 10 Ton Jaga Harga Ikan, Pendapatan Nelayan Bantul Lebih Stabil
Hasil sementara pemeriksaan Inspektorat menunjukkan indikasi penyalahgunaan keuangan kalurahan dengan nilai hampir Rp2 miliar yang diduga dilakukan oleh bendahara kalurahan.