Lebih lanjut dia mengatakan, kemitraan ini mencerminkan peran aktif sektor swasta dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Meskipun konektivitas telah menjadi kebutuhan esensial, kesenjangan antara wilayah perkotaan dan perdesaan masih menjadi tantangan. Partisipasi lintas pemangku kepentingan, termasuk sektor swasta, menjadi kunci untuk menjembatani kesenjangan tersebut.
BACA JUGA : Menoreh Tourism Festival 2025 Meriah, 22 Kontingen Tampilkan Budaya Nusantara di Kulon Progo
Kolaborasi ini membuka ruang bagi pihak swasta untuk melengkapi upaya pemerintah dalam memperluas jangkauan serat optik, mempercepat pemerataan digital yang inklusif, serta menciptakan peluang berkelanjutan hingga ke daerah pelosok.
Dari sisi implementasi, entitas baru ini akan mengoperasikan jaringan serat optik yang komprehensif dan terintegrasi sepanjang lebih dari 86 ribu kilometer, mencakup jaringan backbone, kabel laut domestik, serta akses infrastruktur yang menghubungkan menara telekomunikasi dan kawasan bisnis.
Dengan komposisi jaringan sekitar 45% di Pulau Jawa dan 55% di luar Jawa, platform ini memiliki peran strategis dalam mendorong konektivitas digital yang lebih merata. Sebagai entitas independen, FiberCo akan beroperasi dengan model open-access, menyediakan akses terbuka bagi berbagai penyedia layanan telekomunikasi untuk memaksimalkan pemanfaatan infrastruktur dan mempercepat inklusi digital nasional.
Kemitraan strategis ini menandai awal kolaborasi jangka panjang antara para pihak dalam memperkuat infrastruktur digital Indonesia, memperluas akses, dan mendukung transformasi digital nasional.
BACA JUGA : Ribuan Pesepeda Jelajahi Alam dan Budaya DIY dalam Tour de Ambarrukmo 2025
BACA JUGA : Unik dan Menarik! Daftar Wisata Seru Kota Mataram 2025, Cocok Untuk Nikmati City Tour Bersama Keluarga
Infrastruktur serat optik menjadi fondasi utama bagi layanan digital masa depan, dan pembentukan perusahaan patungan ini diharapkan dapat meningkatkan kelincahan operasional, fleksibilitas finansial, serta potensi pertumbuhan jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan, dengan tetap menjaga efisiensi biaya dan standar layanan yang tinggi.
Melalui kolaborasi ini, Indosat Group, Arsari Group, dan Northstar Group berkomitmen untuk mendorong inklusi digital, meningkatkan kualitas layanan, serta mempercepat pengembangan ekonomi dan teknologi Indonesia melalui pembangunan infrastruktur digital kelas dunia dan kemitraan yang berkelanjutan.
Citi bertindak sebagai penasihat keuangan eksklusif bagi Indosat dalam transaksi ini. Goldman Sachs bertindak sebagai penasihat keuangan eksklusif bagi Northstar Gro up dalam transaksi ini.