Api Misterius Dalam Rumah Di Sleman Membara 46 Kali, Ahli Ungkap Sejumlah Kejanggalan

Api Misterius Dalam Rumah Di Sleman Membara 46 Kali, Ahli Ungkap Sejumlah Kejanggalan

Bupati Sleman saat mengunjungi lokasi rumah keluarga Agus Yani, Sabtu (3052026). diswayjogja--Dhani Irawan

SLEMAN, diswayjogja.id – Aroma hangus masih sesekali tercium di rumah milik Agus Yani di Padukuhan Mriyan X, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Sleman. Rumah yang biasanya menjadi tempat berkumpul keluarga itu kini justru menjadi pusat perhatian banyak pihak setelah fenomena kemunculan api misterius terjadi berulang kali.

Hingga akhir Mei 2026, sedikitnya 46 kali titik api dilaporkan muncul di berbagai sudut rumah. Api membakar beragam benda, mulai dari pakaian, handuk, tikar, hingga perabotan rumah tangga. Peristiwa yang berlangsung lebih dari sepekan tersebut membuat keluarga terpaksa mengungsi demi keselamatan.

Fenomena ini bukan hanya mengundang rasa penasaran warga sekitar, tetapi juga menarik perhatian aparat kepolisian, BPBD, pemerintah daerah, hingga kalangan akademisi.

Sebelumnya, Tim Gegana Polda DIY menemukan indikasi adanya gas metana di sekitar lokasi. Dugaan tersebut sempat menjadi salah satu penjelasan yang dianggap paling masuk akal atas kemunculan api secara berulang.

BACA JUGA : Dua Rumah Nyaris Terbakar Setelah Kobaran Api Setinggi 6 Meter Membakar Timbunan Sampah Di Belakang Rumahnya

BACA JUGA : Merapi Keluarkan APG Usai Hujan Deras, BPPTKG Keluarkan Peringatan Bahaya Lahar

Menindaklanjuti temuan itu, keluarga telah menjalankan berbagai rekomendasi yang diberikan, termasuk melakukan perbaikan septic tank dan mengurangi potensi akumulasi gas di lingkungan rumah.

Namun fakta di lapangan justru menambah misteri. Meski berbagai langkah mitigasi dilakukan, titik api masih tetap muncul.

Yang membuat kasus ini semakin sulit dijelaskan adalah pola kebakaran yang tidak biasa. Beberapa barang dilaporkan hanya terbakar pada bagian tertentu, sementara bagian lainnya tetap utuh. Lokasi kemunculan api pun berpindah-pindah dan tidak menunjukkan pola yang tetap.

Guru Besar Ilmu Manajemen Kebencanaan Geologi UPN Veteran Yogyakarta, Prof. Dr. Eko Teguh Paripurno, menilai ada sejumlah hal yang perlu dikaji lebih dalam apabila fenomena tersebut dikaitkan dengan gas metana.

BACA JUGA : Dua Rumah Nyaris Terbakar Setelah Kobaran Api Setinggi 6 Meter Membakar Timbunan Sampah Di Belakang Rumahnya

BACA JUGA : Sekelompok Pelajar Bikin Geger di Dekat Mandala Krida, Polisi: Hanya Provokasi Kembang Api

"Kalau sumbernya berpindah-pindah, menurut hemat saya itu tidak berasal dari metana seperti yang saya sebutkan," ujarnya.

Menurut Prof. Eko, secara ilmiah gas metana biasanya memiliki sumber yang jelas dan api cenderung muncul pada lokasi yang relatif tetap sesuai jalur keluarnya gas. Selain itu, metana juga tidak dapat terbakar dengan sendirinya.

"Harus ada sumber panas atau pemicu yang menyebabkan gas tersebut menyala," katanya.

Pernyataan itu memunculkan pertanyaan baru yang hingga kini belum terjawab. Jika memang terdapat gas yang mudah terbakar, dari mana asal sumber panas yang mampu memicu api di berbagai titik berbeda dalam rumah tersebut?

BACA JUGA :  Merapi Erupsi Efusif, BPPTKG Catat 3 Awan Panas Guguran Sepekan

BACA JUGA : 'Ndandakke' Daging Kurban Jadi Abon, Usaha Rumahan di Bantul Ini Kebanjiran Pesanan

Di tengah beragam spekulasi yang berkembang di masyarakat, BPBD Sleman memilih tetap mengedepankan pendekatan ilmiah. Pemantauan dan koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk mencari penyebab pasti fenomena tersebut.

Selain menggandeng tim dari UPN Veteran Yogyakarta, BPBD juga berencana melibatkan ahli dari UGM, Basarnas, serta Hiswana Migas. Kajian akan difokuskan pada kemungkinan adanya sumber gas bumi, jalur gas bawah tanah, maupun faktor lain yang selama ini belum teridentifikasi.

Sementara itu, rumah yang menjadi lokasi kejadian masih berada dalam pengawasan. Warga sekitar terus mengikuti perkembangan kasus yang hingga kini belum menemukan jawaban pasti.

Setelah 46 kali kemunculan api, satu hal yang masih menyelimuti rumah sederhana di Seyegan itu adalah tanda tanya besar. Di tengah berbagai teori dan penelitian yang terus dilakukan, misteri api yang datang tanpa diduga dan pergi tanpa penjelasan itu masih menyisakan teka-teki yang belum terpecahkan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: