YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Sore hari di kawasan Jembatan Kewek kini menghadirkan pemandangan berbeda. Di saat arus kendaraan dibatasi dan jalan lengang, sekelompok anak terlihat asyik bermain bola tepat di sisi barat badan jembatan.
Tanpa sepatu, hanya bola plastik, dan gawang seadanya dari sepasang sandal, anak-anak itu berlari riang di atas aspal. Sesekali terdengar teriakan kecil saat bola meluncur ke “gawang”, disusul tawa yang memecah suasana senja.
Biasanya, aktivitas ini berlangsung setiap sore, mulai sekitar pukul 16.00 WIB hingga menjelang azan maghrib. Selain bermain bola, kawasan Jembatan Kewek juga dimanfaatkan anak-anak untuk bersepeda. Beberapa warga tampak jogging santai, sementara yang lain berhenti sejenak sekadar menikmati pemandangan.
Satria, salah satu bocah yang rutin bermain di lokasi tersebut, mengatakan Jembatan Kewek kini menjadi tempat favoritnya bermain bola bersama teman-teman.
BACA JUGA : Warung Kopi Viral di Jembatan Kewek, Hasto: Ditertibkan dan Diganti Tenda Satpol PP
BACA JUGA : Hasto Klaim Rekayasa Lalin Jembatan Kewek Efektif, Siapkan Kantong Parkir Tambahan Saat Nataru
“Lah aku wong kene, Mas. Wong ono panggonan isa kanggo dolanan (Saya orang sekitar sini Mas, ada tempat untuk bermain,” ujar Satria disela bermain bola, Sabtu (27/12/2025).
Menurutnya, bermain di kawasan Kewek terasa menyenangkan. Selain anginnya sejuk, pemandangan sungai dan sekitar jembatan membuat suasana berbeda dibanding bermain di gang sempit.
“Penak, Mas. Bisa nyilir (Enak Mas, bisa terkena angi sepoi), lihat pemandangan, terus main bola sama sore-sore. Jadi kayak dapat lapangan baru di tengah kota,” katanya.
Satria mengaku sudah cukup sering bermain bola di sana. Baginya dan teman-teman, mencari lapangan di tengah kota bukan perkara mudah.
“Kalau di kota susah, Mas. Jarang ada lapangan buat main bola,” tambahnya.
BACA JUGA : Proyek Revitalisasi Jembatan Kewek Dimulai April 2026, Ditutup 9 Bulan
BACA JUGA : Kridosono Disiapkan Jadi Kantong Parkir Jelang Nataru, Antisipasi Dampak Penutupan Parsial Jembatan Kewek
Tak hanya anak-anak, warga sekitar pun menilai keberadaan ruang terbuka sementara di Jembatan Kewek membawa dampak positif. Fatih Firdaus, warga Yogyakarta, menyebut kawasan tersebut cukup aman untuk aktivitas anak karena tidak dilalui kendaraan.
“Bagus, Mas. Tempatnya tertutup, aman, enggak ada kendaraan lewat. Lingkungannya juga padat, jadi daripada main di gang sempit, mending di sini,” tuturnya.