Daftar Oleh-Oleh Khas Yogyakarta Paling Awet dan Diburu Wisatawan, Simak Informasi Selengkapnya Berikut Ini

Sabtu 27-12-2025,06:55 WIB
Reporter : Tri Diah Aprilia
Editor : Syamsul Falaq

BACA JUGA : Sensasi Budaya dan Pesta Kembang Api Menyambut Tahun 2026 di Yogyakarta, Berikut Informasi Selengkapnya

Geplak Bantul

Geplak adalah kuliner khas dari daerah Bantul yang terbuat dari parutan kelapa dan gula. Warnanya yang cerah—merah muda, kuning, dan hijau—selalu menarik perhatian. Karena kandungan gulanya yang tinggi, geplak secara alami memiliki daya awet yang baik. Produk ini sangat cocok bagi pencinta makanan manis dan bisa menjadi teman minum teh yang nikmat di rumah. Selama kemasannya tetap tertutup rapat, kualitas rasanya tidak akan berubah dalam waktu yang cukup lama.

Peyek Tumpuk

Berbeda dengan rempeyek pada umumnya yang tipis, peyek tumpuk khas Jogja memiliki bentuk yang tebal dan bulat tidak beraturan, namun tetap sangat renyah saat digigit. Biasanya bertabur kacang tanah atau teri yang melimpah. Rahasia keawetannya adalah proses penggorengan dua kali yang memastikan kadar minyak benar-benar minimal. Selama diletakkan dalam toples atau plastik yang tidak bocor, peyek ini akan tetap garing hingga berminggu-minggu.

Krecek Kering

Krecek atau kerupuk kulit sapi yang sudah diolah untuk masakan sering dibeli oleh wisatawan dalam kondisi kering. Ini adalah pilihan tepat bagi mereka yang ingin mencoba memasak gudeg atau sambal goreng krecek sendiri di dapur rumah. Karena bentuknya yang kering sempurna, produk ini sangat ringan dibawa dan memiliki masa kedaluwarsa yang sangat panjang, menjadikannya stok bahan makanan yang praktis.

Wedang Uwuh Instan

Wedang Uwuh yang secara harfiah berarti "minuman sampah" (karena tumpukan rempahnya) kini banyak tersedia dalam bentuk instan atau kering. Isinya terdiri dari jahe, kayu secang, cengkeh, dan kayu manis yang sudah dikeringkan. Selain awet dan mudah diseduh kapan saja, minuman ini sangat diminati karena khasiat kesehatannya untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Batik Jogja

Tidak lengkap membicarakan Jogja tanpa menyebut batik. Sebagai oleh-oleh non-makanan, batik adalah investasi budaya yang tidak memiliki masa kedaluwarsa. Mulai dari kain lembaran, pakaian jadi, hingga aksesori bermotif batik, semuanya menjadi pilihan yang sangat bernilai. Batik adalah cara terbaik untuk membawa sepotong identitas Yogyakarta pulang ke rumah Anda secara permanen.

BACA JUGA : Rekomendasi Lima Destinasi Indoor Yogyakarta Bebas Ancaman Cuaca Ekstrem

BACA JUGA : Rekomendasi Tempat Sewa Busana Adat di Yogyakarta, Dijamin Momen Liburan Makin Menarik dan Jadi Momen Kenangan

Secara keseluruhan, beragamnya pilihan buah tangan yang tahan lama ini menunjukkan betapa Yogyakarta sangat siap dalam menyambut wisatawan dari berbagai latar belakang. Ketersediaan produk yang awet tidak hanya memudahkan para pelancong dalam merencanakan perjalanan pulang, tetapi juga menjadi strategi jitu bagi para perajin lokal untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Dengan memilih oleh-oleh yang tepat, pengalaman manis selama berada di Yogyakarta tidak akan berhenti saat Anda meninggalkan kota tersebut, melainkan terus berlanjut saat menikmatinya kembali di rumah.

Kategori :