Daftar Oleh-Oleh Khas Yogyakarta Paling Awet dan Diburu Wisatawan, Simak Informasi Selengkapnya Berikut Ini
Gudeg Kaleng--
diswayjogja.id – Yogyakarta selalu memiliki daya tarik magis yang tak pernah pudar bagi siapa pun yang mengunjunginya. Setiap sudut kota ini seolah menyimpan cerita, mulai dari keramahan penduduknya hingga kekayaan kuliner yang menggugah selera. Tak heran jika setiap musim liburan tiba, terutama menjelang penghujung tahun, kota ini dibanjiri oleh pelancong dari berbagai penjuru negeri. Namun, perjalanan wisata ke Jogja rasanya belum dianggap sah jika pulang tanpa membawa buah tangan atau oleh-oleh untuk dibagikan kepada kerabat, teman sejawat, maupun keluarga di rumah.
Salah satu tantangan utama bagi wisatawan saat memilih oleh-oleh adalah faktor ketahanan atau masa simpan produk tersebut. Mengingat jarak tempuh perjalanan yang terkadang memakan waktu lama, atau keinginan untuk menyimpan camilan tersebut sebagai stok di rumah, produk yang awet menjadi prioritas utama. Wisatawan kini semakin cerdas dalam memilih; mereka tidak hanya mencari rasa yang otentik, tetapi juga kepraktisan dalam pengemasan dan daya tahan produk tanpa harus mengandalkan bahan pengawet kimia yang berlebihan.
Melihat tren tersebut, para pelaku UMKM dan industri kreatif di Yogyakarta terus berinovasi. Mereka memahami bahwa mobilitas wisatawan yang tinggi menuntut produk yang "tangguh" di perjalanan. Inovasi teknologi pangan seperti teknik vakum, pengalengan, hingga modifikasi resep tradisional menjadi varian kering kini menjadi standar baru dalam industri oleh-oleh di Daerah Istimewa Yogyakarta. Hal ini memberikan rasa aman bagi pembeli karena produk yang mereka bawa akan tetap terjaga kualitas dan rasanya hingga sampai di meja makan rumah mereka masing-masing.
Dinas Pariwisata setempat mencatat bahwa transaksi belanja oleh-oleh tetap menjadi penopang ekonomi yang signifikan selama masa liburan. Keramaian di pusat-pusat perbelanjaan seperti kawasan Malioboro, Pasar Beringharjo, hingga sentra industri bakpia di Pathuk menjadi bukti nyata antusiasme ini. Untuk membantu Anda menentukan pilihan, kami telah merangkum sembilan jenis oleh-oleh khas Yogyakarta yang paling banyak dicari karena keunggulannya yang tahan lama namun tetap mempertahankan cita rasa tradisional yang kental.
BACA JUGA : Liburan Keluarga Dengan Kedamaian dan Keajaiban Pantai Drini Yogyakarta, Simak Ulasan Selengkapnya Disini
Bakpia Kering
Meski kini banyak bermunculan varian bakpia kukus atau bakpia basah dengan berbagai isian modern, bakpia varian kering tetap memegang takhta tertinggi di hati para wisatawan. Perbedaan mendasar terletak pada tekstur kulitnya yang lebih renyah dan kadar air yang sangat rendah. Karena karakteristik inilah, bakpia kering mampu bertahan hingga beberapa minggu bahkan lebih dari satu bulan jika disimpan dalam wadah yang kedap udara. Inilah alasan mengapa bakpia kering selalu menjadi pilihan pertama bagi mereka yang harus menempuh perjalanan lintas pulau.
Gudeg Kaleng
Dahulu, membawa pulang gudeg seringkali merepotkan karena risiko basi di jalan. Namun, kehadiran gudeg dalam kemasan kaleng atau plastik vakum telah mengubah segalanya. Melalui proses sterilisasi suhu tinggi, gudeg kaleng dapat bertahan hingga satu tahun tanpa merubah rasa aslinya. Di dalamnya biasanya sudah lengkap berisi nangka muda, telur, ayam suwir, hingga krecek. Ini adalah solusi sempurna bagi mereka yang merindukan sarapan ala Jogja di mana pun mereka berada.
Yangko
Jajanan yang sering disebut sebagai "Mochi-nya Jogja" ini terbuat dari tepung ketan. Yangko memiliki tekstur padat namun kenyal dengan isian kacang tanah yang manis. Rahasia keawetan Yangko terletak pada proses pengolahan tepung ketannya yang matang sempurna dan lapisan gula halusnya. Karena bentuknya yang kotak-kotak kecil dan tekstur yang tidak lembek, Yangko sangat aman ditumpuk di dalam koper atau tas tanpa takut hancur selama perjalanan.
Cokelat Monggo
Bagi wisatawan yang mencari sesuatu yang lebih premium dan modern, Cokelat Monggo adalah jawabannya. Menggabungkan teknik pembuatan cokelat ala Belgia dengan biji kakao pilihan dari Indonesia, produk ini menjadi oleh-oleh kelas atas. Sebagai produk cokelat batang, masa simpannya tentu sangat lama. Selain rasanya yang lezat, desain kemasannya yang mengangkat unsur budaya Jawa membuatnya sangat layak dijadikan kado atau hadiah bagi orang-orang spesial.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: