BACA JUGA : Volume Kubah Merapi Bertambah, BPPTKG Sebut Potensi Awan Panas Tetap Tinggi
“Alur sungai yang perlu diwaspadai terutama mengarah ke Boyong, Kerasan, dan Kaliputi,” ujarnya.
Setiap hari, BPBD memantau kondisi Merapi melalui laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPTKG).
“Kami menerima laporan guguran material sekitar 50-120 titik per hari. Guguran ini sebagian besar adalah material baru yang tidak berbahaya, tetapi tetap harus diwaspadai,” jelasnya.
Informasi terbaru mengenai perkembangan Merapi dapat diakses secara real time melalui BPTKG maupun website resmi BPBD Sleman.
“Kami ingin masyarakat bisa mengikuti informasi secara langsung sehingga tidak terjebak kabar simpang-siur,” tambahnya.
Dalam upaya mitigasi, BPBD Sleman telah menyiapkan berbagai langkah, termasuk pelatihan, peralatan darurat, sistem peringatan, dan SOP yang berlaku di daerah terdampak Merapi.
BACA JUGA : Merapi Erupsi Guguran Lagi Pagi Ini, Warga Diminta Waspada
BACA JUGA : Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi Kembali Meningkat, Awan Panas Guguran Capai 1,2 Kilometer
“Semua kesiapan ini dilakukan agar masyarakat dapat lebih siap menghadapi kemungkinan bencana,” sebutnya.
BPBD menekankan, kesiapsiagaan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat.
“Kesadaran warga akan kondisi sekitar dan kepatuhan terhadap peringatan dini sangat menentukan keselamatan bersama,” imbuhnya.