“Masyarakat diminta tetap waspada, terutama saat hujan deras turun di sekitar puncak. Potensi bahaya lahar dan awan panas bisa meningkat,” tegas Agus.
BACA JUGA : Dua Peserta Diklatsar Muhammadiyah Dievakuasi di Lereng Merapi Akibat Kelelahan
BACA JUGA : BPBD Sleman Petakan Zona Rawan Merapi dan Longsor Prambanan, Material Gunung Capai 4,2 Juta Meter Kubik
Selain itu, warga juga diminta mengantisipasi gangguan abu vulkanik yang dapat menyebar tergantung arah angin.
BPPTKG memastikan pemantauan akan terus dilakukan, dan jika terjadi peningkatan signifikan, status Merapi akan segera ditinjau kembali.