DISWAYJOGJA – Penyakit vaskular sebenarnya sangat sering dijumpai masyarakat. Namun seringkali masyarakat tidak menyadarinya. Sebab, masih underdiagnosis atau ketidaktepatan/kegagalan diagnosis.
Hal itu diungkapkan dr Muhamad Taufik Ismail SpJP(K), ketua Panitia IndoVascular Annual Scientific Congress usai bertemu dengan Gubernur DIY Sri Sultan HB X di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Senin 29 April 2024. BACA JUGA:Serum Wajah untuk Pemula, Pilihan Dokter Kulit Indah Maharani yang Wajib Dicoba “Penyakit vaskular adalah penyakit yang tidak bisa diabaikan. Bahkan tingkat kematiannya ada yang jauh melebihi penyakit jantung coroner. Jika kematian akibat penyakit jantung koroner rata-rata di angka 11%, beberapa penyakit vaskular bahkan bisa menyentuh angka 90% dari total penderitanya. Dengan demikian, sangat penting bagi kita untuk bisa berbagi informasi,” paparnya. Dengan kondisi ini, kata dia, Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) kembali menggelar IndoVascular Annual Scientific Congress. Dimana pada tahun ini, DIY menjadi tuan rumah penyelenggara. Menurut dia, kegiatan bertemunya para dokter dan tenaga medis ini menjadi wahana edukasi tentang penyakit vaskular. “Pembukaan rencananya diadakan pada 5 Juli 2024. Sedangkan seluruh rangkaian acara diselenggarakan pada 4-6 Juli 2024 di Hotel Marriott Yogyakarta. Dari kami sendiri para dokter dan tenaga medis di bidang vaskular merasa perlu semakin banyak lagi tenaga kesehatan yang dapat aware dengan penyakit ini,” ungkapnya. Sementara itu, kedatangan mereka ke Sri Sultan ialah untuk memohon dukungan penyelenggaraan, sekaligus mengundang Sri Sultan pada acara pembukaan kongres mengenai penyakit vaskular ini. ”Melalui kongres ini, dia berharap bisa saling berbagi edukasi dengan seluruh teman sejawat dan tenaga medis lainnya soal penyakit vascular,” ungkapnya. BACA JUGA:Tidak Perlu Repot! Tips Praktis Mencegah Radang Tenggorokan dari Dokter Rangga Menurut dokter ahli penyakit vaskular RSUP Dr. Sardjito ini, melalui pertemuan ilmiah seperti IndoVascular Annual Scientific Congress, para peserta dapat menambah pengetahuannya, mulai dari upaya preventifnya, kemudian bagaimana dalam mendiagnosisnya, hingga bagaimana terapi atau tata laksana pengobatannya. Tujuannya, lanjut dia, tentu agar seluruh tenaga medis dapat meningkatkan kesadaran akan penyakit vaskular, demi memajukan kesehatan masyarakat. “Kegiatan ini akan melibatkan pembicara yang merupakan para pakar penyakit vaskular dari beberapa negara, seperti Jepang, Korea Selatan, India, Singapura, dan Amerika. Dan kami bersyukur, Ngarsa Dalem tadi mengungkapkan dukungannya, sekaligus menyatakan bagaimana pahamnya beliau akan penyakit ini karena beberapa anggota keluarga beliau juga mengalaminya,” imbuhnya. (*)Penyakit Vaskular Tidak Bisa Diabaikan, PERKI Beri Edukasi
Selasa 30-04-2024,00:02 WIB
Reporter : M. Fatkhurohman
Editor : M. Fatkhurohman
Kategori :
Terkait
Sabtu 27-12-2025,09:39 WIB
DIY Masih Diguyur Hujan, Longsor dan Pohon Tumbang Terjadi di Berbagai Wilayah
Kamis 25-12-2025,05:11 WIB
DIY Diserbu 371 Ribu Kendaraan Saat Libur Akhir Tahun, Tempel Jadi Pintu Masuk Tersibuk
Rabu 24-12-2025,16:48 WIB
Tahun Baru 2026 di Jogja, Pemda DIY Ajak Warga Kurangi Euforia Kembang Api
Minggu 21-12-2025,16:26 WIB
Awan Panas Guguran Merapi Terjadi Sore Ini, Luncur hingga 1,2 Kilometer
Rabu 17-12-2025,19:18 WIB
Bobol Warung Angkringan di Parangtritis, Buruh Harian Lepas Jual HP Curian
Terpopuler
Kamis 01-01-2026,12:37 WIB
Hari Pertama 2026, Daop 6 Yogyakarta Catat Kenaikan Penumpang 10 Persen
Kamis 01-01-2026,19:37 WIB
Magnet Tradisi dari Beji Sleman, Rahasia 17 Lipatan dan Filosofi Blangkon
Kamis 01-01-2026,15:15 WIB
Libur Tahun Baru 2026, Pasar Ngasem Jogja Diserbu Wisatawan Pemburu Kuliner Legendaris
Kamis 01-01-2026,11:37 WIB
Eksplorasi Cita Rasa Kuliner dan Oleh-Oleh Paling Ikonik di Bandung, Berikut Info Selengkapnya
Terkini
Jumat 02-01-2026,10:03 WIB
Awan Panas Guguran Merapi Terjadi Jumat Pagi, Luncur 1,5 Km ke Kali Krasak
Jumat 02-01-2026,09:34 WIB
Pariwisata Menggeliat, Warga Tertekan? Ini Catatan Sosiolog UGM soal Nataru di Jogja
Jumat 02-01-2026,09:30 WIB
Tahun Baru di Bantul Capai 20.536 Wisatawan, Parangtritis Dominasi 16.683 Kunjungan
Jumat 02-01-2026,08:37 WIB