JAKARTA (Disway Jogja) - Kadar normal asam urat dalam darah adalah tidak lebih dari 7 mg/dL. Lebih dari angka itu, maka bisa dipastikan Anda menderita asam urat.
Adapun penyebab seseorang mengalami hyperuricemia atau tingginya kadar asam urat dalam darahnya, adalah disebabkan oleh berbagai penyebab. Menurut dr Nadia Nurotul Fuadah mereka yang makan makanan tinggi kandungan purin, adalah mereka yang bermasalah dengan asam uratnya. “(Lainnya) obesitas, alkoholisme, keturunan, efek samping konsumsi obat dan suplemen tertentu, gangguan ginjal, hipotiroidisme, psoriasis, pengaruh kemoterapi atau radioterapi (bisa jadi penyebabnya),” kata dr. Nadia Nurotul Fuadah seperti dikutip FIN dari Alodokter. Menariknya lagi hiperuricemia tidak selamanya diikuti dengan gejala pada tubuh, sebagaimana umumnya orang mengeluhkan asam urat yang kumat. Akan tetapi, lanjut dia, bukan berarti orang bisa membiarkan asam urat yang tinggi dengan tanpa memikirkan efeknya terhadap tubuh. “Bila tidak tertangani dengan tepat, hiperuricemia bisa meningkatkan risiko terjadinya radang sendi (gout), batu ginjal, dan beragam penyakit lain,” jelasnya. Oleh sebab itu, dr. Nadia Nurotul Fuadah menyarankan mereka dengan kadar asam urat yang tinggi untuk memeriksakan kondisinya ke dokter spesialis penyakit dalam. Cara Mengenali Asam Urat Untuk mengenali asam urat tidaklah sulit. Penderita asam urat umumnya mengalami pembengkakan pada sendi yang terdampak. Selain terlihat kemerahan, asam urat ditemani dengan rasa nyeri yang tanpa henti, sebelum kondisi ini mereda. Memeriksakan kondisi Anda ke dokter, penting untuk memastikan bahwa Anda memang menderitanya atau tidak. Konsumsi daging merah, alkohol dan makanan dan minuman manis, mereka yang berbadan gemuk, adalah mereka yang paling berpotensi terkena asam urat. Cara Menyembuhkan Asam Urat Kondisi ini tidaklah bisa disembuhkan, akan tetapi dapat dikontrol. Sebuah studi menyatakan bahwa pola makan sehat, seperti yang ditunjukan pernderita darah tinggi, juga punya benefit yang sama untuk mereka yang asam urat. Klaim tentang asam urat ini berdasarkan sebuah uji klinis yang dilakukan Johns Hopkins University School of Medicine di Baltimore, Amerika Serikat. (fin)Perlukah Khawatir pada Asam Urat tanpa Gejala?
Senin 08-08-2022,20:00 WIB
Editor : Wawan Setiawan
Kategori :
Terkait
Jumat 01-12-2023,20:34 WIB
Sayuran ini menyebabkan Asam Urat, Berikut 7 Sayuran Tinggi Purin yang Wajib Dibatasi!
Sabtu 26-08-2023,08:00 WIB
Ini Dia! 6 Makanan Sebagai Penurun Efektif Asam Urat Anda.
Selasa 22-08-2023,12:03 WIB
Bukan Hanya Sebagai Pelengkap Masakan, Rebusan Daun Salam Memiliki 13 Manfaat ini untuk Kesehatan Tubuh
Rabu 09-08-2023,16:02 WIB
Simak! Manfaat Daun Seledri, Cocok Untuk Mengobati Asam Urat
Senin 08-08-2022,20:00 WIB
Perlukah Khawatir pada Asam Urat tanpa Gejala?
Terpopuler
Kamis 26-02-2026,19:16 WIB
Bolen dan Roti Jamuran, Puluhan Wali Murid Keluhkan Menu MBG Ramadan SPPG Gandasuli Brebes
Kamis 26-02-2026,20:35 WIB
Menu MBG Ramadan di DIY Disorot Warganet, Sri Sultan Minta Evaluasi dan Transparansi Harga
Kamis 26-02-2026,19:33 WIB
Ratusan Mahasiswa Demo di DPRD DIY, Tuding MBG Jadi Proyek dan Minta Reformasi Kepolisian
Kamis 26-02-2026,16:06 WIB
Polisi Sebut Ada Pengakuan dalam Kasus Dugaan Pelecehan Siswa SLB di Yogyakarta
Kamis 26-02-2026,19:35 WIB
DPRD DIY Ungkap Dana Desa 2026 Belum Cair, Minta Menteri Keuangan Bertindak
Terkini
Jumat 27-02-2026,14:09 WIB
Krisis Stok Darah, Safari Tarawih Sleman Dorong Aksi Donor Massal
Jumat 27-02-2026,14:03 WIB
Gerebek Toko Miras di Bantul, Polisi Sita Puluhan Botol Alkohol Ilegal
Jumat 27-02-2026,14:02 WIB
Kasus ISPA Naik di Awal Puasa, Dinkes Kota Yogyakarta Imbau Warga Jaga Imunitas
Jumat 27-02-2026,14:01 WIB
Bikin Resah, Satpol PP Brebes Semprit Dua Titik Warung Remang Karena Beroperasi Saat Ramadan
Jumat 27-02-2026,12:16 WIB