BPBD Bantul Siaga Cuaca Ekstrem, Ancaman Puting Beliung Mengintai

BPBD Bantul Siaga Cuaca Ekstrem, Ancaman Puting Beliung Mengintai

Ilustrasi angin puting beliung melanda wilayah, warga diimbau waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi.--Foto: INT

BANTUL, diswayjogja.id - Ancaman cuaca ekstrem kembali menghantui wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), khususnya Kabupaten Bantul. 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul mengeluarkan peringatan resmi kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi hujan lebat yang disertai angin kencang dalam beberapa hari ke depan.

Kondisi atmosfer yang tidak stabil diperkirakan memicu berbagai dampak berbahaya, mulai dari angin kencang, petir, hingga potensi angin puting beliung. 

Situasi ini dinilai berisiko tinggi terhadap keselamatan warga, terutama yang beraktivitas di luar ruangan maupun tinggal di kawasan rawan bencana.

Koordinator Pusdalops BPBD Bantul, Aka Luk Luk Firmansyah, menegaskan bahwa masyarakat harus lebih waspada terhadap dampak turunan dari cuaca ekstrem yang terjadi saat ini.

“Waspadai kejadian dampak cuaca ekstrem, seperti angin kencang yang bisa disertai petir, bahkan berpotensi terjadi angin puting beliung,” katanya, Senin (30/3/2026). 

BACA JUGA : Nelayan Hilang di Muara Sungai Opak Bantul, Tim SAR Temukan Motor dan Getek

BACA JUGA : Tiket Pantai Bantul Rp15.000 Digugat, Pemkab Siap Uji Coba Tarif Murah

Menurutnya, angin kencang tidak hanya berbahaya secara langsung, tetapi juga dapat memicu kejadian lain yang tak kalah membahayakan, seperti pohon tumbang dan robohnya baliho di ruang publik.

“Potensi pohon tumbang, baliho roboh, dan kejadian sejenis lainnya juga harus diwaspadai karena bisa terjadi secara tiba-tiba saat angin kencang melanda,” ujarnya.

BPBD Bantul mengimbau warga agar menghindari titik-titik rawan saat beraktivitas di luar rumah.

Area seperti di bawah pohon besar, dekat papan reklame, dan bangunan tua atau rapuh sebaiknya dihindari, terutama ketika hujan deras dan angin mulai kencang.

Selain itu, warga yang tinggal di wilayah bantaran sungai dan kawasan perbukitan diminta meningkatkan kesiapsiagaan. 

Hujan dengan durasi lama berpotensi memicu banjir dan tanah longsor, yang bisa datang tanpa banyak tanda awal.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: