Perdana Arie Bebas, UNY Buka Peluang Lanjut Kuliah Tanpa Cuti
Perdana Arie Putra Veriasa usai bebas dari Lapas Kelas IIB Sleman (Lapas Cebongan), Sleman, Selasa (24/2/2026)--Foto: IST
YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Perdana Arie Putra Veriasa (20), resmi bebas dari Lapas Kelas IIB Sleman, Selasa (24/2/2026).
Arie sebelumnya menjadi terdakwa kasus pembakaran tenda Polda DIY saat demo ricuh di Mapolda DIY pada Agustus 2025 silam.
Ia telah menjalani masa penahanan selama lima bulan tiga hari di Lapas Cebongan, Sleman.
Kebebasannya menandai babak baru, tidak hanya dalam proses hukum yang telah dijalaninya, tetapi juga dalam kelanjutan studinya sebagai mahasiswa aktif di UNY.
Kepala Kantor Humas dan Protokol UNY, Basikin, mengatakan pihak kampus membuka peluang bagi Arie untuk kembali melanjutkan perkuliahan pada semester ini.
Menurutnya, UNY masih memberikan kesempatan registrasi bagi mahasiswa semester 6 yang memiliki alasan tertentu dan mengalami kendala administratif.
BACA JUGA : Ayah Perdana Arie Sebut Vonis 5 Bulan 3 Hari Win-Win Solution, Dorong Kampus Punya Manajemen Krisis
BACA JUGA : Mayat Dalam Koper Gemparkan Warga Sukareja Banjarharjo, Pelaku Dibekuk Saat Bersembunyi di Majalengka
“Arie dimungkinkan dapat melanjutkan studinya di semester ini. UNY masih membuka registrasi untuk semester 6 khusus bagi mahasiswa dengan alasan tertentu,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (24/2/2026).
Ia menjelaskan, berdasarkan informasi dari Koordinator Program Studi Pendidikan Sejarah, prodi siap menerima kembali Arie sebagai mahasiswa aktif.
Saat ini, perkuliahan di UNY baru memasuki minggu ketiga sehingga secara akademik masih memungkinkan untuk menyusul proses registrasi tanpa harus mengambil cuti.
“Kalau bisa menyusul registrasi, harusnya tidak cuti. Perkuliahan juga baru masuk minggu ketiga,” ucapnya
Selain itu, UNY masih membuka perpanjangan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), khususnya bagi mahasiswa yang mengalami kendala karena alasan tertentu.
Kebijakan tersebut dinilai dapat menjadi ruang bagi Arie untuk menata kembali administrasi akademiknya pasca-penahanan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: