Minim Pengaman, Stand Kamera di Ambarukmo Plaza Jadi Sasaran Pencurian Rp145 Juta

Minim Pengaman, Stand Kamera di Ambarukmo Plaza Jadi Sasaran Pencurian Rp145 Juta

Barang bukti berupa sejumlah kamera dan lensa profesional yang diamankan Polsek Depok Barat terkait kasus pencurian di Stand Fuji Film Ambarukmo Plaza, Sleman.--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id

SLEMAN, diswayjogja.id - Kepolisian Sektor Depok Barat mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di pusat perbelanjaan Ambarukmo Plaza, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Aksi tersebut dilakukan oleh seorang perempuan bersama anaknya yang masih berusia 15 tahun dengan menyasar Stand Fuji Film di lantai 2 mal tersebut.

Kapolsek Depok Barat, Kompol Abdul Jalil, mengatakan peristiwa pencurian itu terjadi pada Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 22.05 WIB.

Namun, kasus baru terungkap keesokan harinya saat karyawan sif pagi mendapati etalase dalam kondisi tidak terkunci dan sejumlah kamera serta lensa profesional sudah tidak berada di tempat.

“Jam buka, jadi saat jam buka mereka keluar, lalu kembali mengambil pada waktu jam tutup. Jadi posisi stand sudah tutup, tepatnya pukul 22.05,” katanya saat konferensi pers di Aula Polsek Depok Barat, Kamis (29/1/2026).

Menurutnya, stand penjualan kamera tersebut memiliki celah pengamanan yang cukup besar.

BACA JUGA : Komisi III DPR RI Panggil Kapolres dan Kejari Sleman soal Kasus Hogi Minaya

BACA JUGA : Mobil Hyundai Atos Terbakar di Condongcatur, Polresta Sleman Sigap Tangani Insiden Viral

Berbeda dengan toko lain di dalam mal, stand itu tidak dilengkapi rolling door. 

Penutupnya hanya berupa tirai kain, sehingga isi etalase dapat terlihat langsung dari luar.

“Kalau dilihat dari sisi depan, memang tidak ada rolling door. Toko hanya menggunakan tirai dari kain. Jadi kemungkinan untuk mencuri itu sangat besar, karena tidak ada pengaman berupa rolling door. Pelaku bisa tinggal menyingkap tirai, dan isi toko terlihat dari luar,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan rekaman kamera pengawas (CCTV), polisi menilai aksi tersebut tidak dilakukan secara spontan. 

Ibu dan anak itu diketahui sudah berada di sekitar lokasi sejak pukul 20.00 WIB. 

Mereka mondar-mandir di area mal, keluar masuk stand, dan mengamati situasi sekitar hingga pengunjung mulai sepi dan aktivitas pusat perbelanjaan berangsur tutup.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: