Sidang Perdana Arie Hadirkan Dua Saksi Mahasiswa UNY, Klaim Tak Lihat Terdakwa Membakar Tenda
Sidang lanjutan kasus pembakaran tenda saat aksi unjuk rasa di Mapolda DIY kembali digelar di PN Sleman, Selasa (20/1/2026), dua saksi mahasiswa UNY dihadirkan dan mengaku berada di lokasi saat aksi ricuh terjadi, namun menyatakan tidak melihat langsung.--FOTO: Anam AK/diswayjogja.id
SLEMAN, diswayjogja.id – Sidang lanjutan perkara Perdana Arie, terdakwa dalam kasus unjuk rasa berujung pembakaran tenda di Mapolda DIY, kembali digelar di Pengadilan Negeri Sleman, Selasa (20/1/2026).
Dalam persidangan tersebut, jaksa menghadirkan dua saksi mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Dani Egita W dan Mohammad Ghozy, yang merupakan rekan terdakwa saat aksi berlangsung.
Keduanya memberikan keterangan terkait situasi di sekitar Mapolda DIY pada 29 Agustus 2025 sekitar pukul 17.00 WIB, saat aksi unjuk rasa berlangsung hingga malam hari.
Pemeriksaan saksi dilakukan melalui tanya jawab antara penasihat hukum terdakwa, Atqa Darmawan Aji, dan majelis hakim.
BACA JUGA : Sidang Lanjutan Perdana Arie di PN Sleman, Kuasa Hukum Ajukan Eksepsi dan Minta Dakwaan Dibatalkan
BACA JUGA : Polda DIY Jelaskan Prosedur Hukum Perdana Arie, Tepis Isu Penangkapan Berlebihan
Dalam kesaksiannya, Dani Egita mengaku datang ke Mapolda DIY bersama Perdana Arie. Dia menyebut kondisi di lokasi sudah mulai ricuh saat tiba. Massa disebut berusaha menjebol pagar Mapolda dan suasana semakin tidak terkendali.
“Saya berada di sisi timur dekat ATM. Saya melihat kerumunan massa mencoba menjebol pagar, tapi soal tenda terbakar saya tidak melihat langsung karena sempat menjauh untuk mencari parkir,” ujar Dani di hadapan majelis hakim.
Dani juga menyatakan tidak melihat langsung proses pembakaran tenda, maupun siapa yang pertama kali menyalakan api. Dia hanya melihat kobaran api dari jarak sekitar 100 meter dan mengaku tidak mengetahui detail titik awal kebakaran.
Sementara itu, saksi Mohammad Ghozy mengatakan dirinya tiba di lokasi sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu kondisi Mapolda DIY sudah dalam keadaan kacau. Dia melihat tenda belum terbakar saat pertama tiba, namun kemudian muncul api dari beberapa titik.
BACA JUGA : Transparansi Bukti Digital Tersangka Jadi Fokus Sidang Perdana Arie
BACA JUGA : Mahasiswa UNY Gelar Aksi Damai “Menjemput Ari”, Tuntut Keadilan dan Tuding Kriminalisasi Aktivis Kampus
“Saya melihat ada dua titik api di tenda, di sisi selatan dan timur. Banyak orang di sekitar tenda dan ada yang menambahkan barang-barang untuk dibakar,” tutur Ghozy.
Namun demikian, Ghozy juga menegaskan tidak melihat Perdana Arie melakukan pembakaran tenda. Dia menyebut barang-barang yang dimasukkan ke api berupa kain bekas dan pembatas jalan berwarna oranye, tetapi tidak mengetahui siapa yang memasukkannya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: