Ramadan 1447 H, Lazismu Dorong Literasi Zakat dan Filantropi Islam

Ramadan 1447 H, Lazismu Dorong Literasi Zakat dan Filantropi Islam

Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar Kick Off Program Ramadan 1447 Hijriah di UHAMKA dengan tema Zakat Majukan Kesejahteraan Bangsa, Kamis (15/1/2026), melalui momentum Ramadan, Lazismu mendorong peningkatan literasi zakat, infak, sedekah.--dok. LazisMU

YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Lazismu (Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Shadaqah Muhammadiyah) Pimpinan Pusat Muhammadiyah secara resmi menggelar Kick Off Program Ramadan 1447 Hijriah di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA). 

Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya rangkaian program Ramadan Lazismu yang berfokus pada penguatan peran zakat dan filantropi Islam bagi kesejahteraan masyarakat.

Mengusung tema “Zakat Majukan Kesejahteraan Bangsa”, Lazismu menegaskan komitmennya menjadikan zakat sebagai instrument strategis pemberdayaan sosial yang berkelanjutan. 

Program Ramadan 1447 H diharapkan mampu mendorong kesadaran masyarakat untuk berzakat, berinfak, dan bersedekah secara lebih luas dan terstruktur.

BACA JUGA : Lazismu Kirim Enam Truk Bantuan Kemanusiaan untuk Gaza Lewat Mesir

BACA JUGA : Lazismu UMY Galang Donasi Rp100 Juta untuk Mahasiswa Terdampak Banjir Sumatra, Siapkan Family Kit dan School

Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Hilman Latief, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Lazismu Pusat beserta seluruh jajaran pengurus, direksi, dan mitra. Menurutnya, berbagai langkah dan program yang dijalankan Lazismu selama satu tahun terakhir telah menunjukkan kerja nyata dalam menghadirkan manfaat bagi umat.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Lazismu dan seluruh jajaran atas kerja keras yang telah dilakukan. Insyaallah, ikhtiar yang konsisten ini akan memberikan dampak yang semakin luas bagi masyarakat,” ujar Hilman dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/1/2026).

Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, Ahmad Imam Mujadid Rais, menegaskan bahwa menjelang bulan suci Ramadan merupakan momentum strategis untuk meningkatkan edukasi dan literasi zakat di tengah masyarakat. Dia menilai Ramadan tidak hanya identik dengan zakat fitrah, tetapi juga menjadi kesempatan memperkuat pemahaman tentang berbagai bentuk filantropi Islam lainnya.

“Ramadan adalah momentum berharga untuk saling mengingatkan, tidak hanya terkait zakat fitrah, tetapi juga sedekah, infak, fidyah, dan berbagai kebaikan sosial-keagamaan lainnya. Kesempatan ini tidak boleh kita lewatkan,” jelas Rais.

BACA JUGA : Lazismu Dorong Capai Target Penghimpunan Zakat Rp 1 Triliun Secara Nasional

BACA JUGA : Haedar Nashir: Isra Mi’raj Harus Jadi Cermin Keteladanan Pemimpin dan Warga Bangsa

Dalam kesempatan tersebut, Rais juga memaparkan lima program utama Lazismu Pusat dalam menyambut Ramadan 1447 Hijriah. Kelima program tersebut meliputi Back to Masjid, Tebar Takjil, Kado Ramadan, Program Lansia, dan Mudikmu Aman. Seluruh program dirancang berdasarkan filosofi dan kebutuhan nyata masyarakat.

Rais menambahkan, pelaksanaan program Ramadan Lazismu dilakukan melalui kolaborasi dengan majelis dan lembaga di lingkungan Muhammadiyah, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas dan tepat sasaran.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: