Status Siaga Darurat Diperpanjang, BPBD Kota Yogyakarta Siagakan Posko Darurat

Status Siaga Darurat Diperpanjang, BPBD Kota Yogyakarta Siagakan Posko Darurat

Pemantuan kondisi sungai di Pusat Pengendalian Operasonal Penanggulangan Bencana BPBD Kota Yogyakarta.--Dok. BPBD YK

YOGYAKARTA, diswayjogja.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, khususnya memasuki musim penghujan yang bertepatan dengan masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). 

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menyiagakan Posko Darurat BPBD yang berlokasi di Jalan Tegalturi, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Posko darurat tersebut difungsikan sebagai pusat koordinasi dan pelayanan cepat bagi masyarakat apabila terjadi bencana, seperti banjir, talud longsor, cuaca ekstrem, maupun dampak lain akibat tingginya curah hujan di wilayah Kota Yogyakarta.

Ketua Tim Kerja Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Yogyakarta, Petrus Singgih Purnomo, mengatakan langkah kesiapsiagaan ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kota Yogyakarta yang telah menerbitkan Surat Edaran (SE) serta Surat Keputusan (SK) Wali Kota Yogyakarta Nomor 455 Tahun 2025 tentang Perpanjangan Penetapan Status Siaga Darurat Bencana Banjir, Talud Longsor, dan Cuaca Ekstrem.

BACA JUGA : Malam Tahun Baru di Malioboro, Pemkot Yogyakarta Siagakan AED dan Ambulans Darurat

BACA JUGA : Cuaca Ekstrem Ancam Yogyakarta, BPBD Ingatkan Risiko Pohon Tumbang

“Untuk SK siaga darurat itu terus kami perpanjang, bahkan sampai tahun depan. Setiap ada SK Wali Kota tentang siaga darurat bencana, maka akan diikuti dengan pembentukan posko siaga darurat,” jelas Petrus dalam keterangannya, Selasa (30/12/2025).

Selama masa siaga darurat, masyarakat diimbau untuk aktif melaporkan berbagai kejadian kebencanaan melalui call center BPBD Kota Yogyakarta di nomor +62 811-2828-911, terutama selama libur Nataru.

“Semua laporan yang berkaitan dengan dampak bencana bisa disampaikan. Misalnya atap rumah roboh akibat hujan berkepanjangan, talud longsor, pohon tumbang, atau kejadian lain karena cuaca ekstrem. Begitu ada laporan masuk, Tim Reaksi Cepat (TRC) langsung menuju lokasi,” jelasnya.

Petrus menyampaikan, dalam beberapa hari terakhir, khususnya saat hujan yang terjadi pada Jumat hingga Sabtu lalu, kondisi Kota Yogyakarta terpantau relatif aman tanpa adanya kejadian menonjol. Meski demikian, pihaknya tetap mengimbau masyarakat agar tidak lengah dan terus meningkatkan kewaspadaan.

BACA JUGA : Antisipasi Cuaca Ekstrem, BPBD Kota Yogyakarta Siagakan 26 Alat Peringatan Dini Banjir

BACA JUGA : Musim Hujan Mulai Intens, BPBD Yogyakarta Minta Warga Waspadai Banjir dan Pohon Tumbang

“Kami berharap masyarakat juga selalu siaga di lingkungannya masing-masing. Membersihkan saluran air untuk mencegah banjir, memangkas pohon yang sudah rimbun, serta selalu memperbarui informasi cuaca dari BMKG,” tuturnya.

Selain menyiagakan posko darurat, BPBD Kota Yogyakarta juga rutin melakukan pemantauan wilayah setiap pukul 09.00 dan 21.00 WIB. Kegiatan ini melibatkan relawan serta petugas di masing-masing wilayah untuk melaporkan kondisi lingkungan melalui call center BPBD.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: