Railink Tambah Perjalanan Malam dan Perluas Fasilitas KA Bandara YIA
Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry (tengah), di Stasiun Yogyakarta, Kamis (30/10/2025), mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah berkoordinasi dengan Angkasa Pura untuk menyesuaikan jadwal perjalanan kereta dengan frekuensi penerbangan malam hari--Foto: Anam AK/diswayjogja.id
YOGYAKARTA, diswayjogja.id - PT Railink (KAI Bandara) menyiapkan penambahan perjalanan malam dan peningkatan fasilitas layanan Kereta Api Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) menjelang masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Langkah ini dilakukan untuk menjawab tingginya permintaan masyarakat serta mendukung kelancaran konektivitas dari dan menuju Bandara YIA.
Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry, mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah berkoordinasi dengan Angkasa Pura untuk menyesuaikan jadwal perjalanan kereta dengan frekuensi penerbangan malam hari yang meningkat selama periode libur panjang akhir tahun.
“Kemungkinan akan ada beberapa penambahan perjalanan sesuai kebutuhan, terutama di malam hari karena banyak pesawat yang landing pada waktu tersebut. Mudah-mudahan ini bisa membantu masyarakat dalam perjalanan dari dan menuju Bandara Yogyakarta,” ujar Porwanto di Stasiun Yogyakarta, Kamis (30/10/2025).
BACA JUGA : Railink Antisipasi Daerah Rawan Longsor, Pastikan Operasional KA Bandara Aman
BACA JUGA : KAI Pastikan Jadwal KA Daop 6 Yogyakarta Kembali Normal Setelah Kereta Anjlok di Kedunggedeh
Selain penambahan jadwal, Railink juga menyiapkan sejumlah investasi strategis pada tahun 2026 untuk memperluas fasilitas dan meningkatkan kenyamanan penumpang.
Rencana tersebut meliputi perluasan ruang tunggu stasiun, peningkatan fasilitas pelayanan penumpang, serta perbaikan sarana operasional agar perjalanan KA Bandara semakin cepat dan nyaman.
“Ruang tunggu di beberapa stasiun sudah kurang memadai. Tahun depan kami akan berupaya memperluas dan memperbarui fasilitas agar penumpang lebih nyaman,” katanya.
Porwanto menambahkan, Railink juga tengah mengkaji kemungkinan pembaruan sarana dan armada baru. Namun, karena proses pemesanan membutuhkan waktu produksi hingga dua tahun, peningkatan sarana ini baru dapat terealisasi setelah 2026.
BACA JUGA : Imbas Penanganan KA Purwojaya, Perjalanan Kereta dari Yogyakarta dan Solo Terlambat
BACA JUGA : Imbas Anjloknya KA Purwojaya di Bekasi, Perjalanan Kereta ke Yogyakarta Tertunda Hingga 1 Jam
“Kami sangat ingin memperbarui sarana supaya kecepatannya lebih tinggi dan kenyamanannya meningkat. Tapi prosesnya memang tidak bisa cepat karena membutuhkan waktu pengadaan,” jelasnya.
Untuk masa Nataru 2025/2026, Railink menargetkan 60 persen penumpang pesawat Bandara YIA menggunakan layanan KA Bandara. Saat ini, rata-rata pengguna KA Bandara YIA telah mencapai 62 persen pada hari biasa, namun persentase tersebut menurun saat musim puncak karena kapasitas kereta yang terbatas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: