GBPH Prabukusumo: Sleman Culture Fest 2025 Jadi Peringatan 17-an Bernuansa Budaya

GBPH Prabukusumo: Sleman Culture Fest 2025 Jadi Peringatan 17-an Bernuansa Budaya

Pesta kembang api “Heiwa Hanabi” mewarnai langit Sleman saat penutupan Sleman Culture Fest 2025 di Lapangan Denggung.--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id

SLEMAN, diswayjogja.id - Sleman Culture Fest 2025 ditutup dengan semarak pada Sabtu (23/8/2025) malam di Lapangan Denggung, Sleman. 

Pesta kembang api bertajuk “Heiwa Hanabi: The Peace Fireworks” hasil kolaborasi Sakuranesia dan Heiwa Matsuri, menjadi penutup manis rangkaian acara yang menyatukan seni, budaya, dan perayaan kemerdekaan.

Tokoh budaya Yogyakarta, Gusti Bendoro Pangeran Hario (GBPH) Prabukusumo, menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya festival ini. 

Menurutnya, keberhasilan acara tidak lepas dari kerja sama lintas komunitas.

BACA JUGA : Festival Nglarak Blarak 2025, Tampilkan Olahraga Tradisional Khas Kulon Progo

BACA JUGA : Festival Kopi Kulon Progo 2025 Suguhkan Ribuan Cup Kopi Gratis, Angkat Potensi Kopi Menoreh

“Terima kasih sekali, khususnya kepada penyelenggara, kemudian juga kepada yang sudah menerjemahkan, dan juga kepada tim yang membantu,” katanya saat ditemui seusai acara.

Ia mengakui, sempat ada keraguan sebelum festival digelar. 

“Awalnya kami sempat bingung, takut kalau tidak bersama saya nanti dilanjutkan oleh orang lain dan hasilnya tidak sesuai harapan,” imbuhnya.

Namun, kekhawatiran itu sirna begitu festival berlangsung lancar dan meriah. 

“Tapi alhamdulillah, semuanya berjalan dengan baik,” tuturnya.

Bagi dia, Sleman Culture Fest 2025 menghadirkan warna berbeda dalam peringatan hari kemerdekaan. 

“Acara ini merupakan peringatan 17-an yang luar biasa, dengan sentuhan seniman dan budaya,” ujarnya.

Harap Hadir Kembali Tahun Depan

BACA JUGA : Reza Rahadian Garap Perdana Film Pangku, Tampil di Busan International Film Festival 2025

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: