10 Dampak Buruk Anak-anak Keseringan Bermain Game Di HP

10 Dampak Buruk Anak-anak Keseringan Bermain Game Di HP

2 Anak yang Sedang Bermain Game di HP--

DISWAY JOGJA - Bahaya game online mungkin sudah sering kita dengar akhir-akhir ini. Game online atau permainan daring keberadaannya kini sudah seperti candu. Terutama bagi kebanyakan anak-anak dan remaja di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia.

Bukan hanya karena keseruannya, bagi sebagian orang bermain game online juga merupakan trend dan gaya, serta kebutuhan dalam hidup sehari-hari. Karena hal ini, mereka lupa akan dampak negatif atau bahaya main game online secara berlebihan.

Dulu, game yang dalam bermainnya menggunakan jaringan internet ini, umumnya lebih banyak dimainkan di PC atau Warnet saja. Namun seiring perubahan jaman dan berkembangnya teknologi, tak ayal lagi berdampak besar pula pada semakin canggihnya teknologi internet digital dan game online.

Bermain game online kini bukan cuma bisa dimainkan di Komputer saja (PC game). Semakin canggihnya teknologi dibidang telepon seluler (handphone) dan konsol game portable, maka keseruan main game online kini bisa dirasakan juga dengan menggunakan gadget.

Bukan hanya lebih mudah, tapi juga praktis. Tentu saja karena ponsel bisa dibawa kemana-mana.

 BACA JUGA:Mobile Legends Jadi Game Seru? Ternyata Ada 6 Game Seru lain nya Selain Mobile Legends

Game Online Populer dan paling Berpengaruh

Game online yang sangat berpengaruh dan paling sering dimainkan secara bersama-sama atau main bareng (Mabar) adalah game dengan genre Multiplayer Online Battle-grounds Arena (MOBA). Ada juga First Person Shooter (FPS), Role-Playing Game, Arcade dan survival game.

 

Dibalik serunya main game online, selain pengaruh positif ternyata ada juga beberapa efek negatif. Diantaranya yang di akibatkan oleh kecanduan main game online itu sendiri.

Menurut berbagai penelitian dari para ahli dan lembaga kesehatan. Bahaya game online tersebut besar pengaruhnya terhadap kesehatan mental dan fisik. Terutama untuk kesehatan otak anak-anak dan remaja yang masih dalam tahap tumbuh kembang.

Seiring kian populernya game online,yakni sekitar tahun 2018 dan 2019an. Hal tersebut dibarengi juga dengan banyaknya bermunculan berita bahaya game online diberbagai media berita, baik lokal maupun mancanegara.

Bahkan tidak sedikit pula media-media berita yang menginformasikan tentang beberapa kasus kematian, maupun gangguan kesehatan diberbagai penjuru dunia, yang disinyalir disebabkan terlalu lamanya main game online secara berlebihan.

Menyikapi semakin banyaknya kasus kematian, gangguan kesehatan, dan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh anak-anak dan remaja. Dimana hal tersebut banyak dipengaruhi oleh dampak negatif dari game online.

 

Bermain game memiliki manfaat hiburan dan pengembangan, tetapi juga dapat memiliki beberapa risiko jika tidak diatur dengan baik. Berikut adalah beberapa potensi bahaya anak bermain game:

1. Ketergantungan

Anak-anak yang terlalu banyak bermain game dapat menjadi tergantung pada permainan tersebut. Hal ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, seperti belajar, berinteraksi dengan teman, dan menjalani rutinitas sehat.

 

2. Kurangnya Aktivitas Fisik

Terlalu banyak waktu dihabiskan untuk bermain game dapat mengurangi waktu yang seharusnya dihabiskan untuk aktivitas fisik. Ini dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik dan kebugaran anak.

 BACA JUGA:Stres Main Game Kalah Terus? Ini Dia Cara Winstreak didalam Game Mobile Legends

3. Pengaruh Negatif

Beberapa game dapat memiliki konten yang tidak sesuai untuk anak-anak, termasuk kekerasan atau bahasa kasar. Terpapar terlalu banyak pada konten negatif ini dapat mempengaruhi perilaku anak.

 

4. Gangguan Tidur

Bermain game larut malam dapat mengganggu pola tidur anak, mengganggu tidur yang sehat dan berkualitas.

 

5. Gangguan Perilaku

Beberapa anak mungkin menjadi lebih agresif atau kurang sabar setelah bermain game yang penuh dengan kompetisi atau aksi. Ini dapat mempengaruhi perilaku mereka dalam interaksi sehari-hari.

 

6. Pengurangan Interaksi Sosial

Terlalu banyak waktu dihabiskan untuk bermain game dapat mengurangi waktu yang dihabiskan untuk berinteraksi secara langsung dengan teman dan keluarga, mengakibatkan isolasi sosial.

 

7. Keterlambatan Perkembangan

Terlalu banyak bermain game dapat mengganggu perkembangan keterampilan sosial, emosional, dan kognitif anak.

 

8. Kecanduan Teknologi

Anak-anak dapat terjebak dalam kebiasaan bermain game dan menggunakan teknologi, mengabaikan kegiatan lain yang lebih bermanfaat.

 BACA JUGA:Gaya Hidup Masyarakat Modern, Andalkan Smartphone untuk Segala Transaksi dengan BRImo Mobile Banking

9. Gangguan Kesehatan Fisik

Bermain game berjam-jam bisa menyebabkan masalah kesehatan fisik seperti ketegangan otot, gangguan penglihatan, dan masalah postur.

 

10. Gangguan Psikologis

Terlalu banyak bermain game dapat memicu stres, kecemasan, atau gangguan mood pada anak.

 

Penting bagi orang tua untuk mengawasi dan mengatur waktu bermain game anak, memastikan mereka terlibat dalam berbagai aktivitas fisik dan sosial, dan memilih game yang sesuai dengan usia dan perkembangan anak. Dengan pendekatan yang tepat, anak-anak dapat menikmati manfaat bermain game tanpa terjebak dalam risiko dan dampak negatif yang mungkin terjadi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: kesehatan