UAS Dicekal, Novel Ancam Geruduk Kedubes Singapura

UAS Dicekal, Novel Ancam Geruduk Kedubes Singapura

JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PA 212, Novel Bamukmin bakal mengancam bakal menggeruduk Kedubes Singapura jika pemerintah Indonesia tidak memperingatkan Negeri Singa itu terkait pencekalan Ustaz Abdul Somad (UAS) yang dicap sebagai ekstrimis.

"Apa yang dilakukan Singapura telah menghina ulama kami dengan alasan ajaran ektremis. Ini jelas mengada-ada," tegas Novel, Kamis (19/5).

Pernyataan yang disampaikan Singapura, lanjut Novel, sangat bertolak belakang dengan kenyataan. Dia menilai tindakan Singapura telah mengampanyekan Islamophobia. Ini sangat bertentangan dengan PBB.

Ia meminta kepada wakil rakyat segera memanggil Dubes Singapura di Jakarta untuk menarik pernyataannya yang melabeli UAS sebagai ekstremis.

"DPR bisa mengadukan Singapura ke PBB karena sudah melanggar Hak Asasi Manusia (HAM)," tandasnya.

Tak hanya itu, imbuh Novel, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI harus segera memberikan peringatan keras ke Singapura. Siapa saja yang berada di Singapura selama menjadi WNI wajib mendapat perlindungan dari negara.

"Itu tertuang dalam UU Nomor 37 Tahun 1999," ucapnya. (jpnn)

Editor: Wawan Setiawan


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: