Awan Panas Guguran Merapi Kembali Meluncur 2 Kilometer ke Arah Kali Boyong
Gunung Merapi kembali mengalami awan panas guguran pada Sabtu malam, 26 September 2026. Awan panas tercatat terjadi pada pukul 20.34 WIB dengan estimasi jarak luncur mencapai 2.000 meter ke arah selatan atau menuju Kali Boyong.--FOTO : Dok BPPTKG
Pada periode pengamatan 4–10 September 2026, BPPTKG mencatat 47 kali guguran lava. Sebanyak 18 guguran mengarah ke hulu Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum 1.800 meter, sedangkan 29 guguran mengarah ke hulu Kali Sat/Putih dengan jarak maksimum 2.000 meter.
Pada periode yang sama, aktivitas kegempaan juga masih tinggi. Jaringan seismik mencatat 579 gempa guguran, 463 gempa fase banyak, 37 gempa vulkanik dangkal, dan 10 gempa tektonik. BPPTKG juga menyatakan suplai magma ke tubuh Merapi masih berlangsung.
BACA JUGA:Titik Api Kembali Terpantau di Lereng Merapi, TNGM: Asap Mulai Mengecil
Perkembangan aktivitas tersebut berlanjut pada pertengahan September. Laporan aktivitas vulkanik periode 10–16 September mencatat puluhan guguran lava yang meluncur hingga sekitar 2 kilometer melalui sejumlah alur sungai di lereng Merapi. Pada 14 September saja tercatat 25 guguran lava yang berdampak pada alur Sat/Putih, Bebeng dan Krasak.
Sementara pada periode 17–23 September, guguran lava masih terjadi dengan jumlah mencapai 12 kali dalam sehari dan jarak luncur hingga 2 kilometer. Guguran tersebut terpantau mengarah ke Kali Sat/Putih, Krasak, serta Kali Boyong di sisi selatan Merapi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: