Merapi Dua Hari Berturut-turut Keluarkan Awan Panas Guguran, Status Masih Siaga

Merapi Dua Hari Berturut-turut Keluarkan Awan Panas Guguran, Status Masih Siaga

Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas guguran pada Rabu (12/8/2026) pagi sejauh 1,8 kilometer ke arah Kali Krasak dan Kali Boyong. BPPTKG meminta masyarakat menjauhi zona bahaya.--dok. Induk Frekom 86

YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Gunung Merapi kembali mengalami awan panas guguran (APG) pada Rabu (12/8/2026) pagi. Awan panas tercatat meluncur sejauh sekitar 1,8 kilometer ke arah barat daya dan selatan.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Agus Budi Santoso, menyampaikan bahwa awan panas guguran terjadi pada pukul 08.50 WIB.

“Terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi Rabu, 12/08/2026. Pukul 08.50 WIB, estimasi jarak luncur 1.800 meter dengan amplitudo maksimum 49,58 mm, durasi 82,61 detik, mengarah ke barat daya (hulu Kali Krasak) dan selatan (hulu Kali Boyong),” ujar Agus melalui keterangan tertulis.

Awan panas guguran tersebut kembali menunjukkan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berlangsung. Sebelumnya, pada Selasa (11/8/2026) pukul 08.17 WIB, Merapi juga mengalami awan panas guguran dengan jarak luncur sekitar 2.000 meter menuju barat daya atau hulu Kali Sat/Putih.

BACA JUGA : Merapi Kembali Erupsi Guguran, Awan Panas Meluncur 2 Kilometer Selasa Pagi

BACA JUGA : Gunung Merapi Erupsi Guguran Pagi Ini, Awan Panas Meluncur 2 Km ke Arah Barat Daya

Pada kejadian Selasa, awan panas memiliki amplitudo maksimum 44,11 mm dengan durasi 118,17 detik.

Berdasarkan laporan aktivitas Gunung Merapi periode pengamatan 11 Agustus 2026 pukul 00.00-06.00 WIB, tingkat aktivitas Gunung Merapi masih berada pada Level III atau Siaga.

Pada periode tersebut, kondisi cuaca di sekitar Merapi terpantau berawan dan cerah. Angin bertiup tenang ke arah timur dengan suhu udara 15,2-17 derajat Celsius dan kelembapan 82-92,5 persen.

“Secara visual, Gunung Merapi terpantau jelas. Asap kawah bertekanan lemah berwarna putih dengan intensitas tipis terlihat mencapai ketinggian sekitar 100 meter di atas puncak kawah,” katanya.

BACA JUGA : Gunung Merapi Erupsi Awan Panas Selasa Malam, Luncur 2 Kilometer ke Arah Boyong

BACA JUGA : Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran Senin Pagi, Suplai Magma Masih Berlangsung

Aktivitas kegempaan juga masih tercatat. Dalam periode pengamatan tersebut terjadi 21 kali gempa guguran, 33 kali gempa hybrid/fase banyak, serta satu kali gempa vulkanik dangkal.

BPPTKG menyebut suplai magma ke Gunung Merapi masih berlangsung. Kondisi tersebut dapat memicu terjadinya awan panas guguran di kawasan yang telah ditetapkan sebagai daerah potensi bahaya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: