Gara-Gara Api di Belakang Toko Sayur, Lempongsari Gempar

Gara-Gara Api di Belakang Toko Sayur, Lempongsari Gempar

Kebakaran di Jalan Palagan Tentara Pelajar, Jongkang, Sleman, diduga dipicu aktivitas menyedot bensin di dekat kompor, Jumat (28/8/2026) malam. Dua mobil dan sekitar empat motor terbakar, sementara Damkar membutuhkan 90 menit untuk memadamkan api.--dok. IST

SLEMAN, diswayjogja.id - Kebakaran melanda sebuah rumah yang juga digunakan sebagai tempat usaha di kawasan Jalan Palagan Tentara Pelajar, tepatnya di kawasan Jongkang, Sleman, Jumat (28/8/2026) malam. 

Api diduga bermula saat proses menyedot bensin dilakukan di dekat kompor, sehingga memicu kobaran api yang menghanguskan dua mobil dan sekitar empat sepeda motor.

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sleman yang menerima laporan usai waktu Magrib langsung mengerahkan empat unit armada ke lokasi. Proses pemadaman berlangsung sekitar 90 menit hingga api berhasil dikendalikan.

Salah seorang warga, Eko, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Menurutnya, saat itu salah satu pegawai tengah menyedot bensin dari kendaraan, sementara di dalam ruangan juga dilakukan aktivitas serupa.

BACA JUGA:Api Membakar Pepohonan Bambu di Ngabean, Dua Armada Damkar Dikerahkan

BACA JUGA:Kebakaran Toko Sembako di Imogiri Timur Bantul, Kerugian Ditaksir Rp1,1 Miliar

"Sekitar jam tujuhan. Salah satu pegawainya sedang ngesop pakai bensin. Di dalam ruangan juga ada yang menyedot bensin, lalu menyambar dari kompor," ujar Eko di lokasi.

Eko menjelaskan api pertama kali menyambar sebuah mobil yang sedang dipindahkan. Kobaran api kemudian cepat membesar dan merembet ke kendaraan lain yang terparkir di sekitar lokasi.

"Yang pertama nyambar mobil itu. Yang terbakar dua mobil, sama kendaraan motor sekitar empat, sebagian motor pegawai," katanya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, seorang pria yang sedang menyedot bensin mengalami luka bakar ringan di bagian kaki.

BACA JUGA:Kios LPG 3 Kg di Kotagede Yogyakarta Terbakar, 54 Tabung Gas Ludes

BACA JUGA:Kebakaran Gunung Gedhe Imogiri Belum Padam Total, Warga dan Petugas Masih Pantau Titik Api

"Enggak ada korban jiwa, cuma Bapak yang ngedot bensinnya itu terbakar kakinya," jelas Eko.

Petugas Damkar Sleman, Sigit, mengatakan empat armada diterjunkan untuk menangani kebakaran. Tiga unit di antaranya harus bolak-balik mengisi pasokan air selama proses pemadaman.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait