Rumah Penjual Kembang Api di Caturtunggal Sleman Ludes Terbakar, Sempat Terdengar Ledakan Beruntun
Kebakaran rumah penjual kembang api di Blimbingsari, Caturtunggal, Depok, Sleman, Sabtu (21/2/2026) sore, disertai ledakan beruntun. Tiga armada Damkar dikerahkan, satu rumah rata dengan tanah tanpa korban jiwa.--dok. IST
SLEMAN, diswayjogja.id - Satu unit rumah milik warga penjual kembang api ludes dilalap si jago merah, di Padukuhan Blimbingsari, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Sabtu (21/2/2026) sore.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 16.50 WIB, di mana warga mengaku sempat mendengar suara ledakan beruntun sebelum api membesar dan melahap seluruh bangunan rumah yang berada di kawasan padat penduduk tersebut.
Saksi mata, Suti, warga Blimbingsari, menuturkan awalnya melihat percikan api dari dalam rumah yang diketahui dalam kondisi kosong.
“Sebelumnya itu dari pintunya kan rumahnya kosong, Mas. Ada api ceprik-ceprik, dikira mainan anak-anak. Kok ada api ceprik-ceprik. Terus dari atas ada asap, terus ada yang bilang itu kebakaran bukan mainan,” ungkapnya.
BACA JUGA : Gudang Kayu di Bantul Terbakar Dini Hari, Kerugian Ditaksir Rp48 Juta
BACA JUGA : Mobil Hyundai Atos Terbakar di Condongcatur, Polresta Sleman Sigap Tangani Insiden Viral
Tak lama kemudian, suara ledakan terdengar beruntun hingga membuat warga panik.
“Lah tahu-tahu langsung bleder-bleder suara petasan itu, Mas. Asapnya langsung tebal, warga langsung geger dan takut, apalagi ini pemukiman padat,” ujarnya.
Menurutnya, kejadian berlangsung sekitar menjelang berbuka puasa. Beruntung tidak ada korban jiwa karena rumah dalam keadaan kosong saat kejadian.
“Enggak ada korban. Yang punya rumah enggak ada di rumah, rumahnya kosong,” katanya.
Dukuh Blimbingsari, Robert Purnomo, menjelaskan dirinya yang berada sekitar empat rumah dari lokasi langsung berlari saat mendengar suara ledakan.
BACA JUGA : Film Dokumenter Gestures of Care Angkat Mitigasi Kebakaran, Tayang Perdana di JAFF 2025
BACA JUGA : Korsleting Diduga Sebabkan Dua Minibus di Kulon Progo Hangus Terbakar
“Awalnya terdengar suara kembang api saling bersahutan. Saya dan warga langsung mencoba memadamkan pakai air dan APAR, tapi tidak ketolong. Apinya semakin besar karena ada ledakan-ledakan terus menerus,” jelasnya.
Warga berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya seperti ember dan keset basah untuk mencegah api merembet ke bangunan lain.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: