Merapi Dua Hari Berturut-turut Keluarkan Awan Panas Guguran, Status Masih Siaga

Merapi Dua Hari Berturut-turut Keluarkan Awan Panas Guguran, Status Masih Siaga

Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas guguran pada Rabu (12/8/2026) pagi sejauh 1,8 kilometer ke arah Kali Krasak dan Kali Boyong. BPPTKG meminta masyarakat menjauhi zona bahaya.--dok. Induk Frekom 86

Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas guguran pada sejumlah sektor sungai yang berhulu di Gunung Merapi. Pada sektor selatan-barat daya, potensi bahaya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 kilometer. Sementara Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng memiliki potensi bahaya hingga maksimal 7 kilometer.

“Untuk sektor tenggara, potensi bahaya berada di Sungai Woro sejauh maksimal 3 kilometer dan Sungai Gendol hingga 5 kilometer. Jika terjadi letusan eksplosif, lontaran material vulkanik diperkirakan dapat menjangkau radius hingga 3 kilometer dari puncak Merapi,” imbuhnya.

BACA JUGA : Merapi Erupsi Lagi, Awan Panas Guguran Mengarah ke Hulu Kali Sat/Putih Jumat Pagi

BACA JUGA : Merapi Dua Kali Luncurkan Awan Panas dalam Sehari, BPPTKG Minta Warga Jauhi Zona Bahaya

BPPTKG meminta masyarakat tidak melakukan aktivitas di daerah potensi bahaya dan meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman lahar maupun awan panas guguran, terutama ketika terjadi hujan di sekitar Gunung Merapi.

Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya dan alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi serta mematuhi rekomendasi resmi.

“Masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak juga diminta mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik. Tingkat aktivitas Gunung Merapi akan ditinjau kembali apabila terjadi perubahan aktivitas yang signifikan,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: