Awan Panas Guguran Meluncur 1 Kilometer dari Puncak Merapi Minggu Malam, Status Masih Siaga
Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas guguran sejauh 1 kilometer ke arah Kali Krasak pada Minggu (31/5/2026) malam. BPPTKG menyatakan status Merapi masih Siaga dan meminta warga menjauhi zona bahaya.--dok. BPPTKG
"Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya," katanya.
BPPTKG mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di kawasan rawan bencana yang telah ditetapkan.
BACA JUGA : Pendakian Ilegal Gunung Merapi Marak, Balai TNGM Catat 60 Pendaki Terjaring
BACA JUGA : Merapi Erupsi Efusif, BPPTKG Catat 3 Awan Panas Guguran Sepekan
Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan hingga barat daya yang meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 kilometer, serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng sejauh maksimal 7 kilometer.
Sementara pada sektor tenggara, potensi bahaya mencakup Sungai Woro sejauh 3 kilometer dan Sungai Gendol hingga 5 kilometer dari puncak.
"Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya serta mewaspadai bahaya lahar dan awan panas guguran terutama saat terjadi hujan di sekitar Gunung Merapi," imbuh Agus.
Selain itu, warga juga diminta mengantisipasi kemungkinan gangguan akibat abu vulkanik yang dapat terjadi sewaktu-waktu selama aktivitas erupsi masih berlangsung.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: