TMMD Sengkuyung 2026 Percepat Pembangunan Desa di Sleman

TMMD Sengkuyung 2026 Percepat Pembangunan Desa di Sleman

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa memimpin upacara pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 di Lapangan Kalurahan Sumberadi, Kapanewon Mlati, Sleman.--Foto: Humas Pemkab Sleman

BACA JUGA : Pieter Huistra Siapkan Kedalaman Skuad PSS Sleman, Target Tampil Konsisten di Putaran Ketiga

BACA JUGA : Data Peserta Magang Sleman Masih di Kemenaker

Ia menyebutkan, penyuluhan kepada masyarakat menjadi bagian penting dari rangkaian TMMD agar pembangunan tidak hanya terlihat secara kasat mata, tetapi juga berdampak pada pola pikir dan perilaku warga.

“Dalam TMMD ini juga dilaksanakan kegiatan nonfisik untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat, seperti penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, kamtibmas, bahaya narkoba, judi online, pinjaman online ilegal, kejahatan anak di jalan, serta pencegahan stunting melalui penguatan peran posyandu dan posbindu,” ucapnya.

Menurutnya, pendekatan terpadu antara pembangunan fisik dan nonfisik menjadi kekuatan utama TMMD. 

Dengan cara ini, masyarakat tidak hanya memperoleh fasilitas yang lebih baik, tetapi juga dibekali pemahaman untuk menjaga keamanan lingkungan, kesehatan keluarga, serta ketahanan sosial di tengah tantangan zaman.

Ia menekankan bahwa esensi TMMD adalah membantu pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat melalui pembangunan yang berbasis kebersamaan. 

“Kegiatan TMMD ini pada intinya membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur serta memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat dengan memelihara budaya gotong royong dan meningkatkan pengetahuan masyarakat,” tuturnya. 

BACA JUGA : Serap 5.024 Tenaga Kerja, Sleman Jalankan 194 Paket Padat Karya 2026

BACA JUGA : Anggaran BKKDI Sleman Dibedakan, Disnaker Tegaskan Sesuai Tenaga Kerja dan Volume Pekerjaan

Melalui TMMD, TNI bersama masyarakat bekerja bahu-membahu menyelesaikan berbagai sasaran pembangunan. 

Semangat gotong royong yang terbangun selama kegiatan ini diharapkan dapat terus terjaga, bahkan setelah program TMMD selesai dilaksanakan.

TMMD di Dusun Konteng menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat mampu menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung. 

Tidak hanya memperbaiki infrastruktur desa, program ini juga memperkuat nilai kebangsaan, kepedulian sosial, dan kebersamaan sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Sleman.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: