Disnaker Sleman Perkuat Padat Karya dan Pelatihan Kerja Tekan Pengangguran
Kepala Disnaker Sleman, Epiphana Kristiyani, menyampaikan strategi penanggulangan pengangguran melalui program padat karya, pelatihan kerja, dan optimalisasi bursa lowongan kerja di Kabupaten Sleman.--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id
Oleh karena itu, Disnaker Sleman terus membangun kolaborasi dengan asosiasi pengusaha, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat dalam memperluas akses kerja bagi warga.
BACA JUGA : Pura-pura Lamar Kerja, Pemuda Asal Garut Gasak HP Pemilik Warung di Jetis
BACA JUGA : Eksplorasi Spot Jogging di Jakarta Pusat Cocok Untuk Olahraga Pasca Jam Kerja
“Kami ingin memastikan informasi lowongan kerja dapat diakses secara luas dan merata. Dengan begitu, peluang kerja tidak hanya terpusat di sektor tertentu, tetapi terbuka di berbagai bidang sesuai dengan kebutuhan pasar,” jelasnya.
Upaya penanggulangan pengangguran ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Dengan tenaga kerja yang terampil dan adaptif, diharapkan Sleman mampu menghadapi dinamika pasar kerja yang terus berubah, terutama di tengah perkembangan teknologi dan kebutuhan industri yang semakin spesifik.
Ke depan, Disnaker Sleman berkomitmen untuk terus mengevaluasi efektivitas program yang berjalan, termasuk memetakan kebutuhan keterampilan baru yang dibutuhkan dunia usaha.
Dengan pendekatan berbasis data dan kolaborasi lintas sektor, pemerintah daerah berharap program ketenagakerjaan tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga mampu menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: