Istri Hogi Minaya Sebut Kami Hanya Inginkan Kebebasan
Arsita (39), istri Hogi Minaya, memberikan keterangan kepada wartawan usai proses restorative justice di Aula Kejaksaan Negeri Sleman, Yogyakarta, Senin (26/1/2026)--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id
BACA JUGA : Komisi III DPR RI Panggil Kapolres dan Kejari Sleman soal Kasus Hogi Minaya
BACA JUGA : Kejari Sleman Tempuh Jalur Damai Kasus Hogi Minaya, GPS Pengawasan Akan Dilepas
Pada Senin (26/1/2026), Kejaksaan Negeri Sleman memfasilitasi pertemuan RJ antara pihak keluarga korban dan pihak Hogi.
Usai pertemuan tersebut, Arsita menyampaikan harapannya agar proses hukum segera menemukan titik akhir.
Menurutnya, sejak awal keluarga lebih menitikberatkan pada kebebasan Hogi sebagai kepala keluarga.
“Harapan saya semoga ini segera selesai, ya Mas. Yang kami inginkan dari pertama kan terutama kebebasan suami saya, dan semoga ini segera tercapai,” katanya kepada wartawan.
Ia juga mengonfirmasi bahwa alat GPS yang sebelumnya terpasang di pergelangan kaki Hogi telah dilepas, sesuatu yang ia anggap sebagai perkembangan positif dalam kasus ini.
“Alhamdulillah sudah sedikit lega. Ya sudah, Alhamdulillah sudah dilepas GPS-nya. Alhamdulillah sudah lepas,” ucapnya.
BACA JUGA : KRL Melintas Saat Palang Belum Tertutup di Sleman, Ini Penjelasan KAI Daop 6
BACA JUGA : Kasus Jambret Maut Sleman Masuk Jaksa, CCTV dan Ahli UGM Jadi Kunci
Meski demikian, ia menyadari bahwa perkara ini kini melibatkan banyak pihak dan kepentingan hukum.
Ia menilai proses pendampingan hukum menjadi penting untuk memastikan klaim dan posisi keluarganya tetap terakomodasi.
“Berarti kan sudah ada yang meng-cover, sudah ada yang mendampingi, sudah ada yang mengambil kepentingan hukum dari klaim kami juga,” tuturnya.
Kasus Hogi Minaya menjadi perhatian publik karena mempertemukan dua persoalan besar dalam satu peristiwa, upaya warga melindungi keluarganya dari tindak kejahatan dan konsekuensi hukum dari tindakan di jalan raya.
Proses hukum yang masih berjalan di Kejaksaan Negeri Sleman kini menjadi penentu akhir dari rangkaian peristiwa yang bermula dari satu kejadian penjambretan di Jalan Solo.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: