Bantul Siaga Hama Tikus di Perbatasan Sleman
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bantul, Joko Waluyo, ditemui media--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id
BANTUL, diswayjogja.id - Wilayah perbatasan Sleman-Bantul menjadi titik perhatian khusus dalam pengendalian hama tikus.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bantul, Joko Waluyo, menegaskan bahwa beberapa daerah perbatasan termasuk Argomulyo memang rawan serangan hama tikus yang dapat mengancam produktivitas padi.
“Wilayah tertentu merupakan daerah perbatasan dan rawan hama tikus,” katanya saat ditemui media, Senin (12/1/2026).
Iamenekankan pentingnya pemetaan titik rawan untuk melakukan pengendalian secara tepat.
Ancaman hama ini bukan sekadar masalah skala kecil, serangan tikus bisa menyebabkan kerugian signifikan bagi petani jika lahan tidak dikelola dengan baik.
Sebagai langkah konkret, pihak Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian melakukan kegiatan pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) di Argomulyo.
BACA JUGA : Kisruh Investor Tak Kunjung Realisasikan Dana Puluhan Miliar, Yayasan HSD Belum Kantongi ID Mitra BGN
BACA JUGA : Bantul Bangun 75 Gerai KDMP untuk UMKM Desa
Wilayah ini dipilih karena berada di garis perbatasan yang rawan.
“Oleh karena itu, di wilayah Argomulyo yang berbatasan dengan daerah tersebut dilakukan kegiatan pengendalian organisme pengganggu tanaman,” jelasnya.
Program pengendalian OPT ini tidak dilakukan secara sendiri.
Petani akan mendapat pendampingan langsung dari kementerian pertanian, terutama dalam pengelolaan tanaman padi.
Pendampingan teknis ini penting agar metode pengendalian yang diterapkan efektif dan tepat sasaran.
“Melalui program ini, akan ada pendampingan dari kementerian, khususnya untuk tanaman padi,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: