Dari Mal ke Mimbar Publik, Muhammadiyah Sleman Uji Model Dakwah Baru di Ruang Konsumsi

Dari Mal ke Mimbar Publik, Muhammadiyah Sleman Uji Model Dakwah Baru di Ruang Konsumsi

Ketua PWM DIY Ikhwan Ahada membuka Muhammadiyah Sleman Expo #1 di Atrium Rama Sleman City Hall (SCH), Sleman, Jumat (9/1/2026). --Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id

“Muhammadiyah memang tidak banyak bicara soal NKRI dan kebangsaan, tetapi Muhammadiyah membuktikannya melalui kerja nyata,” tambahnya. 

Salah satu contoh nyata yang disoroti Ikhwan adalah peran aktif Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah, khususnya para ibu-ibu yang terus belajar dan berproses, termasuk dalam bidang seni dan penguatan kapasitas diri. 

Ia menilai upaya tersebut sebagai bagian dari kemuliaan kerja sama komunitas yang tidak terbantahkan.

“Konteks kerja sama di bidang-bidang seperti inilah yang harus terus kita tumbuhkan dan hidupkan,” lanjutnya. 

Ia optimistis, jika sinergi antara Muhammadiyah, ‘Aisyiyah, dan berbagai elemen masyarakat terus diperkuat, Sleman akan berkembang secara berkelanjutan, tidak hanya secara ekonomi, tetapi juga secara sosial dan kultural.

BACA JUGA : Polisi Selidiki Pencurian di SMP Muhammadiyah Nanggulan, Belasan Crhomebook Hilang

BACA JUGA : Era AI Makin Maju, Muhammadiyah Ingatkan Pentingnya Peran Humanis Guru

“Insyaallah, Sleman akan benar-benar berkembang, sukses, dan jaya bersama Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah,” harapnya. 

Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, ia secara resmi membuka Muhammadiyah Sleman Expo yang berlangsung selama tiga hari, mulai 9 - 11 Januari 2026, seraya memohon doa agar seluruh rangkaian kegiatan membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat luas.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: