Satpol PP Bantul Petakan Tiga Titik Rawan Nataru: Bukit Bintang, Dlingo, dan Pantai Selatan
Sebuah tempat sampah berdiri di kawasan wisata pantai selatan Bantul--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id
Selain pengamanan keramaian, Satpol PP menempatkan perhatian khusus pada keselamatan wisata pantai.
Pada periode puncak kunjungan, risiko wisata laut cenderung meningkat, terutama akibat aktivitas berenang di area berarus kuat atau zona yang telah diberi tanda bahaya.
Karena itu, pendekatan yang ditempuh adalah pencegahan berbasis edukasi langsung di lapangan.
“Pada masa libur Tahun Baru, kami akan fokus memberikan upaya pengamanan bagi wisatawan yang berkunjung ke pantai. Petugas akan mengutamakan tindakan mengingatkan wisatawan agar tidak berenang di area berbahaya,” tuturnya.
Menurutnya, langkah ini bukan semata penertiban, tetapi bagian dari manajemen risiko kunjungan wisata.
BACA JUGA : Ribuan Batang Rokok Ilegal di Nanggulan Disita, Satpol PP Kulon Progo Jatuhkan Denda Rp3,5 Juta
BACA JUGA : Satpol PP Kota Yogyakarta Dilibatkan Aktif dalam Penanganan Sampah, Hasto Sebut Pendekatan Humanis
Petugas diarahkan untuk memastikan wisatawan memahami batas aman aktivitas, terutama di titik-titik yang telah diberi tanda larangan oleh tim gabungan pengawas pantai.
Ia menambahkan, seluruh skema pengamanan dilakukan dengan prinsip preventif, edukatif, dan mendukung kelancaran aktivitas masyarakat.
Satpol PP juga berkoordinasi dengan unsur terkait untuk memastikan arus wisata dan pergerakan warga tetap tertib tanpa menghambat kegiatan ekonomi maupun perjalanan wisata akhir tahun.
Dengan pendekatan tersebut, pengamanan Nataru di Bantul tidak hanya berorientasi pada keramaian, tetapi juga pada keselamatan publik dan mitigasi risiko di ruang wisata terbuka.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: