Peringati Hari Santri 2025, Ribuan Santri di Yogyakarta Bakal Padati Balai Kota

Peringati Hari Santri 2025, Ribuan Santri di Yogyakarta Bakal Padati Balai Kota

Sebanyak 1500 santri dari Kota Yogyakarta mengikuti Upacara Peringatan Hari Santri 2024 di Halaman Balai Kota Yogyakarta, Selasa (22/10/2024).--Dok. Pemkot YK

YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta siap menggelar rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri Nasional 2025. 

Tahun ini, Hari Santri mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia” yang bakal digelar di Balai Kota dan sejumlah Pondok Pesantren Kota Yogyakarta.

Kepala Kantor Kemenag Kota Yogyakarta, Ahmad Shidqi, menyampaikan  peringatan Hari Santri 2025 akan diisi berbagai kegiatan yang menggambarkan semangat religius, kebersamaan, dan kepedulian lingkungan.

“Alhamdulillah, tahun ini peringatan Hari Santri di Kota Yogyakarta akan diramaikan dengan kegiatan reresik pondok pesantren, khataman Al-Qur’an, dan apel santri di Balai Kota. Semoga membawa keberkahan untuk kita semua,” ujar Ahmad Shidqi dalam konferensi pers di Kompleks Balai Kota, Kamis (16/10).

BACA JUGA : Meriahkan Harlah ke 29, Ribuan Santri Ponpes Al Hasaniyyah Kedawon Gelar Dzikir Kebangsaan Doakan NKRI Damai

BACA JUGA : Uji Coba Program, 2.000 Paket Makan Bergizi Gratis Diberikan ke Santri di Kompleks Ponpes Ali Maksum Krapyak

Kegiatan pertama yakni reresik (kerja bakti dan silaturahmi santri) akan dilaksanakan Jumat, 17 Oktober 2025, secara serentak di lima pondok pesantren di Kota Yogyakarta. 

Pusat kegiatan dipusatkan di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi’in, Kotagede, dan akan dihadiri Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardaya.

Selain itu, kegiatan juga digelar di Pondok Pesantren Al-Munawwaroh Minggir, Pondok Pesantren Barokah Karangwaru, Pesantren Tegalrejo, dan Pesantren Ali Islam Kotagede. 

Rangkaian acara mencakup kerja bakti, pembuatan biopori, dan penanaman pohon sebagai wujud nyata gerakan “Santri Peduli Lingkungan” sejalan dengan program Ekoteologi Kemenag dan gerakan Masyarakat Jogja Olah Sampah (Mas JOS).

BACA JUGA : Dinilai Penghinaan Terhadap Kyai dan Pesantren Lirboyo, HIMASAL Brebes Protes Tayangan Hingga Boikot TV Swasta

BACA JUGA : Menko AHY: Satgas Pesantren Siap Kawal Standar Konstruksi di Lembaga Keagamaan

“Kami ingin pesantren di Yogyakarta menjadi contoh lembaga pendidikan yang bersih, sehat, dan berwawasan lingkungan. Santri harus menjadi pelopor pelestarian alam, bukan sekadar simbol religiusitas,” imbuh Shidqi.

Puncak peringatan Hari Santri akan digelar Selasa (22/10/2025) di Lapangan Balai Kota Yogyakarta melalui apel besar santri yang melibatkan sekitar 2.000 santri dari berbagai pesantren.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: