Saat ditemukan, kedua korban sudah dalam kondisi tidak bernapas. Dhedi mengatakan identitas keduanya masih dalam proses identifikasi sebelum dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara.
“Kondisinya tadi kita temukan sudah tidak bernafas, sudah tidak hidup. Untuk selanjutnya kita bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara,” terangnya.
BACA JUGA: Pascakebakaran, Manajemen Hamzah Batik Minta Maaf ke Pelanggan dan Tutup Operasional Sementara
BACA JUGA:Kebakaran Toko Hamzah Batik di Malioboro Hanguskan Lantai 3 dan 4, 12 Armada Damkar Dikerahkan
Ketika ditanya mengenai jenis kelamin dan identitas korban, Dhedi menyebut proses identifikasi masih berlangsung. Namun, informasi awal yang diterima menyebut kedua korban adalah Ibu W dan Ibu S.
Dhedi mengatakan proses evakuasi menghadapi sejumlah kendala. Kondisi medan yang sempit, asap, serta adanya benda dan bahan berbahaya membuat proses penyisiran membutuhkan personel dengan kemampuan khusus.
“Untuk kesulitan, tentunya ini termasuk evakuasi dengan medan sempit, dan juga banyak asap ataupun benda-benda berbahaya, bahan-bahan beracun yang bisa menyebabkan evakuasi. Jadi perlu tim yang benar-benar kompeten,” katanya.
Untuk menjaga keselamatan petugas, tim menggunakan Self Contained Breathing Apparatus (SCBA) sebagai alat bantu pernapasan saat masuk ke area yang dipenuhi asap. Selain SCBA, petugas juga menggunakan peralatan pendukung seperti blower untuk membantu membuka akses di dalam bangunan.
“Teman-teman gunakan SCBA dan juga peralatan-peralatan seperti open blower untuk buka itu, misalkan kita ada pintu yang tidak bisa dibuka,” paparnya.
BACA JUGA:Kemarau Panjang dan Angin Kencang, Puluhan Kasus Kebakaran di Kota Jogja Dipicu Bakar Sampah
BACA JUGA:Kebakaran Hutan Gunung Merapi Capai 30 Hektare, Tim Masih Lakukan Mopping Up
Terkait penyebab kebakaran Trans Home, Dhedi menegaskan pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebabnya. Penyelidikan mengenai sumber api menjadi ranah kepolisian.
“Untuk penyebab, belum dapat kami simpulkan, nanti kita akan berkoordinasi dengan kepolisian. Karena itu ranahnya dari pihak kepolisian,” imbuhnya.
Dhedi menyebut proses pemadaman diperkirakan berlangsung cukup panjang. Hingga Kamis malam, pemadaman masih berjalan, sedangkan proses evakuasi korban telah dihentikan setelah dua korban berhasil dibawa keluar dari bangunan.
“Untuk saat ini proses pemadaman masih berjalan. Tapi proses evakuasi korban kita sudah berhenti karena sudah selesai, kecuali nanti ada ditemukan korban,” pungkas Dhedi.