Mulai Penataan Kabel Udara, Kota Jogja Ingin Bebas Sampah Visual

Senin 15-06-2026,12:07 WIB
Reporter : Anam AK
Editor : Syamsul Falaq

"Pengusaha jasa internet harus bisa dikoordinasikan dengan kami. Sekarang yang namanya tiang komunal menjadi bagian penting untuk merapikan kota. Kalau masing-masing memasang sendiri-sendiri sesuai keyakinannya, itu sangat tidak indah. Tolong pengusaha internet bisa bersama-sama menggunakan tiang bersama itu," tandas Hasto.

BACA JUGA : Kabel BTS Dijual Rp190 Ribu per Kilo, Polisi Ungkap Aksi Pelaku Hanya Butuh 15 Menit

BACA JUGA : Curi Kabel Tower BTS untuk Dijual, Dua Pelaku Diamankan Saat Hendak Beraksi Lagi

Anggota DPRD DIY, RB Dwi Wahyu, menututrkan penataan kabel udara sangat penting mengingat Yogyakarta merupakan kota wisata sekaligus kawasan penyangga Sumbu Filosofi yang telah diakui dunia.

"Kalau Pak Wali bilang sampah visual, memang harus dihilangkan di Kota Yogyakarta. Pertimbangannya satu, ini kota wisata. Kedua, ini basisnya sumbu filosofi, maka estetikanya harus dijaga," tuturnya.

Dia menilai kegiatan tersebut bukan sekadar penertiban kabel, melainkan bagian dari upaya mempercantik wajah kota.

"Ini bukan sekadar penertiban kabel, tetapi lebih kepada menjaga estetika Kota Yogyakarta sebagai basis pariwisata," jelasnya.

BACA JUGA : Pemkot Yogyakarta Rayakan HUT ke-79, Hasto Wardoyo Dorong Gerakan ASRI dan Pelayanan Publik Bersih

BACA JUGA : Jogja Cling 2026, Pemkot Yogyakarta Targetkan Gerakan Bersih Lingkungan Menyeluruh di 14 Titik Tiap Pekan

Dwi juga membuka peluang penggunaan Dana Keistimewaan (Danais) untuk mendukung program penataan kabel udara di kawasan strategis.

"Saya kira bisa saja menggunakan Danais. Nomenklaturnya memperindah kawasan sumbu filosofi karena wilayah ini merupakan penyangga," imbuhnya.

Kategori :