YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Yogyakarta pada Rabu (20/5/2026) menyebabkan kerusakan di sedikitnya 18 titik kejadian yang tersebar di lima kemantren, meliputi Jetis, Gondokusuman, Danurejan, Tegalrejo, dan sebagian wilayah sekitarnya.
Dampak paling banyak berupa kerusakan atap rumah warga, pohon tumbang, dahan patah, hingga robohnya sebuah tower setinggi sekitar lima meter di Karangwaru, Kemantren Tegalrejo.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Yogyakarta, Nur Hidayat, mengatakan cuaca ekstrem mulai terjadi sekitar pukul 13.10 WIB hingga 14.10 WIB setelah BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang.
“Berdasarkan update laporan yang kami terima, terdapat 18 kejadian dampak cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Kota Yogyakarta. Tim langsung bergerak melakukan assessment, evakuasi, dan penanganan darurat di lokasi terdampak,” ujar Nur Hidayat, Rabu (20/5/2026).
BACA JUGA : Rumah Hampir Roboh, Warga Rongkop Gunungkidul Akhirnya Dapat Bantuan Pembangunan Rumah
BACA JUGA : Angin Kencang Robohkan Puluhan Pohon di Sleman, Akses Pakem–Turi Sempat Terputus
Salah satu insiden menonjol terjadi di Karangwaru 216B, RT 55 RW 02, Kemantren Tegalrejo, saat tower setinggi lima meter roboh dan menimpa atap rumah milik warga bernama Narto.
Selain itu, hujan deras juga menyebabkan pohon waru setinggi sekitar 15 meter tumbang di Jalan Tentara Pelajar, Bumijo, Kemantren Jetis, yang sempat menutup akses jalan dan menimpa jaringan kabel telepon.
Di kawasan Kotabaru, Gondokusuman, pohon cemara setinggi 15 meter tumbang hingga menimpa pagar Gedung Inten, jaringan telepon, serta kabel listrik.
“Sebagian besar pohon tumbang sudah dilakukan pemotongan dan pembersihan oleh petugas. Namun beberapa titik masih membutuhkan penanganan lanjutan karena material cukup besar dan berisiko,” katanya.
BACA JUGA : Tragedi di Sleman, Pohon Trembesi Roboh Tewaskan Dua Warga di Ring Road Utara
BACA JUGA : Merapi Keluarkan APG Usai Hujan Deras, BPPTKG Keluarkan Peringatan Bahaya Lahar
Kerusakan juga meluas ke belasan rumah warga, terutama di wilayah Terban, Tegalpanggung, Suryatmajan, Gowongan, dan Jogoyudan, dengan kondisi atap terlepas akibat terjangan angin.
BPBD telah menyalurkan bantuan darurat berupa terpal bagi rumah yang mengalami kerusakan parah agar tetap bisa dihuni sementara waktu.
“Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk percepatan perbaikan rumah-rumah terdampak. Prioritas kami memastikan keselamatan warga dan pemulihan akses lingkungan,” jelas Nur.