Meski Sempat Minus 4.500 Ekor, Stok Sapi Kurban Sleman Dipastikan Aman

Meski Sempat Minus 4.500 Ekor, Stok Sapi Kurban Sleman Dipastikan Aman

Plt Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman, Rofiq Andriyanto, Kamis (21/5/2026), memastikan stok hewan kurban Iduladha 2026 aman meski harga sapi diprediksi naik hingga Rp2 juta. Pengawasan kesehatan diperketat di 215 titik penjuala--FOTO: Anam AK/diswayjogja.id

SLEMAN, diswayjogja.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman memastikan ketersediaan sapi kurban untuk kebutuhan Iduladha 1447 Hijriah atau 2026 tetap aman, meski sebelumnya sempat tercatat kekurangan pasokan sekitar 4.500 ekor.

Plt Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman, Rofiq Andriyanto, mengatakan kekurangan tersebut merupakan data sementara yang dihimpun hingga awal pekan ini. Pasokan sapi masih terus berdatangan hingga mendekati hari raya kurban.

“Saya sampaikan tadi H-3 atau bahkan H-1 masih ada sapi yang masuk. Sehingga kekurangan yang hampir 4.500 itu bisa tercukupi. Data yang kami sampaikan itu per hari Senin kemarin, jadi masih sangat dinamis,” ujar Rofiq dalam konferensi pers di Kantor DPP Sleman, Kamis (21/5/2026).

Menurut dia, kebutuhan sapi kurban di Sleman setiap tahun berkisar 9.000 hingga 9.500 ekor. Berdasarkan pengalaman lima tahun terakhir, kebutuhan tersebut selalu terpenuhi karena pasokan tambahan biasanya datang menjelang Iduladha dari daerah penyangga seperti Klaten, Boyolali, dan wilayah lainnya.

BACA JUGA : Penjualan Kambing Kurban di Umbulharjo Yogyakarta Mulai Menggeliat, Harga Tembus Rp5,5 Juta

BACA JUGA :  Stok Sapi Kurban Kulon Progo Surplus, Skrining Tiga Lapis Cegah Penyakit Menular

Dia menambahkan, Pasar Hewan Gamping masih akan menggelar satu kali pasaran lagi pada 25 Mei 2026, yang diperkirakan akan menambah jumlah stok secara signifikan.

“Insyaallah cukup. Pengalaman kami, data lima tahun terakhir selalu menunjukkan kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi,” katanya.

Selain sapi, stok kambing di Sleman justru mengalami surplus. Dinas mencatat ketersediaan kambing mencapai sekitar 4.000 ekor, sementara kebutuhan rata-rata hanya sekitar 3.000 ekor.

Meski stok dipastikan aman, masyarakat harus bersiap menghadapi kenaikan harga hewan kurban tahun ini. Untuk sapi, kenaikan diprediksi berkisar Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per ekor dibanding tahun lalu.

BACA JUGA : Presiden Prabowo Sumbang Sapi Kurban ke Kota Yogyakarta, Daging Dibagikan untuk Warga Bantaran Sungai

BACA JUGA : Antisipasi Antraks, 570 Lokasi Pemotongan Kurban di Jogja Diawasi Ketat

“Kalau harga sapi rata-rata sebelumnya sekitar Rp23 juta sampai Rp25 juta, tahun ini naik sekitar Rp1,5 sampai Rp2 juta. Untuk kambing dan domba naik sekitar Rp500 ribu atau kurang lebih 10 persen,” jelasnya.

Di sisi lain, Dinas Pertanian Sleman memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban di 215 titik penjualan, termasuk pasar tiban yang tersebar di seluruh wilayah Sleman.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: