Salah satu pengunjung, Vincentius Christian Andri Dustira, mengaku tertarik mencoba tarot karena rasa penasaran.
BACA JUGA : Mural di Yogyakarta Dihapus, Seniman Sebut Pembungkaman Eskpresi Seni
BACA JUGA : Seniman dan Budayawan Yogyakarta Gelar Doa Bersama Lintas Iman, Bentuk Empati untuk Negeri
“Kadang kita nggak bisa melihat sesuatu sendiri, jadi coba ke orang yang bisa,” tuturnya.
Dia datang bersama istrinya dan mengaku baru pertama kali mencoba tarot. Pertanyaan yang diajukan pun seputar pekerjaan, karier, hingga hubungan rumah tangga.
“Hasilnya positif, banyak yang relate,” ucapnya.
Tarot wayang menjadi daya tarik unik di Jogja, menggabungkan budaya Jawa dan praktik tarot, pengalaman ini menarik minat orang yang penasaran dengan makna hidup dan masa depan.--FOTO: Anam AK/diswayjogja.id
Selain tarot, suasana Pasar Kangen juga tetap menjadi magnet bagi pengunjung dengan berbagai jajanan tradisional seperti klepon, cendol, hingga bentil.
Pengunjung lainnya, Krisna Dewi, menilai lokasi Pasar Kangen kali ini lebih menjangkau masyarakat.
BACA JUGA : Almas Azzahra Siap Wakili DIY di Puteri Indonesia 2026, Gaungkan Budaya dan Isu Sampah Jogja
BACA JUGA : Jejak Raja Airlangga Hadir di Bentara Budaya, Seni Rupa Membaca Ulang Kepemimpinan Jawa-Bali
“Sekarang sudah menjorok ke selatan, jadi warga sini bisa ikut menikmati,” bebernya.
Meski begitu, beberapa pengunjung berharap adanya inovasi ke depan, baik dari sisi variasi kuliner maupun fasilitas seperti tempat sampah.