Tiga Expo Besar Digelar di Jogja, UMKM Didorong Naik Kelas Lewat Teknologi Kemasan
CEO Krista Exhibitions Group, Daud D Salim, menyebutkan Jogja Food, Pack & Printing Expo 2026 digelar 8–11 April di JEC dengan 110 peserta, mendorong UMKM naik kelas lewat inovasi kuliner, kemasan, dan teknologi printing.--FOTO: Anam AK/diswayjogja.id
YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Kota Yogyakarta kembali menjadi tuan rumah tiga pameran industri besar yang akan digelar secara bersamaan pada 8–11 April 2026 di Jogja Expo Center (JEC).
Ajang tersebut meliputi Jogja Food & Beverage Expo, Jogja Pack & Process Expo, dan Jogja Printing Expo 2026.
CEO Krista Exhibitions Group, Daud D Salim, mengatakan penyelenggaraan pameran ini bukan sekadar ajang promosi, tetapi upaya membangun ekosistem industri yang terintegrasi.
“Kami tidak hanya menghadirkan pameran, tetapi membangun ekosistem yang memungkinkan para pelaku industri untuk berkolaborasi, berinovasi, dan bertumbuh. Sinergi antara sektor makanan minuman, packaging, dan printing adalah masa depan industri manufaktur Indonesia,” ungkapnya dalam konferensi pers di Malioboro, Kota Yogyakarta, Jumat (27/3/2026).
BACA JUGA : Menyongsong Matahari 2026, Nasirun Hadirkan Pameran Lukisan Sarat Refleksi Hidup di Yogyakarta
BACA JUGA : Pameran Sejarah Pangastho Aji di Keraton Yogyakarta, Warisan Budaya Sri Sultan HB VIII
Dia menjelaskan, pameran ini akan diikuti lebih dari 110 peserta, termasuk 30 pelaku UMKM. Berbagai program juga disiapkan, mulai dari demo memasak, kompetisi kuliner, hingga kelas edukasi kopi dan teh.
“Pameran kedua kalinya di Jogja ini kami juga mengangkat kuliner khas seperti mie godok Jawa, lomba jajanan pasar, nasi tumpeng, hingga kompetisi chef,” ujarnya.
Selain sektor kuliner, teknologi pengemasan dan percetakan juga menjadi sorotan utama. Menurut Daud, industri tersebut memiliki peran penting dalam meningkatkan nilai jual produk.
“Hampir semua industri membutuhkan kemasan dan cetak. Ini peluang besar, terutama bagi pelaku industri kreatif dan UMKM,” katanya.
BACA JUGA : Ekosistem Logistik Dorong Produk UMKM Yogyakarta Menembus Pasar Nasional
BACA JUGA : UMKM dan Pelaku Wisata DIY Diminta Masukkan Unsur Budaya dalam Produk Wisata
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY, Yuna Pancawati, menilai kolaborasi antara sektor makanan, kemasan, dan printing menjadi kekuatan utama Yogyakarta.
“Makanan dan kemasan itu ibarat pasangan. Rasa yang enak butuh tampilan yang menarik. Jogja punya keduanya,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: