Dia menambahkan, penertiban juga menyasar pengemis, gelandangan, pengamen, serta pengunjung yang membuang sampah sembarangan. Pedagang yang berjualan di jalur pedestrian dan sirip Malioboro juga menjadi fokus pengawasan.
BACA JUGA : Bus Pariwisata Dibatasi Masuk Pusat Kota Jogja Saat Lebaran, Arus Kendaraan Dialihkan ke Jalur Pinggir
BACA JUGA : Mudik ke Yogyakarta? Pengendara Diingatkan Risiko Jalan Berlubang di Sejumlah Jalur
Untuk mendukung pengamanan, sekitar 115 personel diterjunkan dalam setiap shift, yakni pukul 09.00–16.00 WIB dan 16.00–23.00 WIB.
“Fokus kami menciptakan situasi yang kondusif, aman, nyaman, tertib, dan tenteram bagi kawasan Malioboro maupun pengunjung,” pungkasnya.