Berasal langsung dari Tokyo, Kikanbo akhirnya membuka pintunya di Melbourne untuk para pecinta ramen. Kedai ini terkenal dengan ramennya yang pedas menggigit namun tetap mempertahankan kedalaman rasa kaldu yang kaya. Sangat cocok bagi Anda yang menyukai tantangan rasa pedas di tengah suasana malam Melbourne yang dinamis. Interior kedai yang kental dengan nuansa Jepang akan memberikan pengalaman makan yang unik.
Harga: AUD 20 – AUD 28
Ho Jiak
Ho Jiak melakukan inovasi cerdas dengan menghadirkan 'Laksa Bombs'. Hidangan ini berupa empat butir pangsit wonton yang diisi dengan bihun, udang, dan ayam yang sudah kaya rempah, lalu disajikan di atas kuah kari laksa yang kental. Setiap suapan akan memberikan ledakan rasa yang intens tanpa harus memesan satu mangkuk besar laksa tradisional. Ini adalah contoh nyata bagaimana tradisi kuliner Singapura dan Malaysia bisa beradaptasi dengan gaya modern Melbourne.
Harga: AUD 18 – AUD 25
Geprek In Melbourne
Bagi wisatawan yang mulai merindukan masakan rumah, kini tersedia ayam geprek otentik di pusat kota Melbourne. Ayam goreng renyah yang dihancurkan dengan sambal pedas ini disajikan lengkap dengan nasi hangat, memberikan penawar rindu yang sempurna bagi para ekspatriat maupun turis Indonesia. Keberadaan tempat ini membuktikan betapa beragamnya pilihan makanan di Melbourne yang benar-benar merangkul semua lidah.
Harga: AUD 15 – AUD 22
BACA JUGA : Menjelajahi Cita Rasa Halal Ini Daftar Destinasi Kuliner Halal 24 Jam di Bali
BACA JUGA : Eksplorasi Kafe dan Kedai Kopi Estetik Terbaik di Sekitar Malioboro, Berikut Referensi Selengkapnya
Melalui daftar panjang destinasi kuliner ini, terlihat jelas bahwa Melbourne bukan sekadar tempat untuk makan, melainkan sebuah ruang di mana berbagai budaya bercerita melalui rasa. Keberanian para pelaku industri makanan dalam menjaga keaslian resep sekaligus terbuka terhadap inovasi modern membuat kota ini tetap relevan bagi para penikmat gastronomi dunia. Setiap kunjungan ke tempat-tempat yang disebutkan di atas tidak hanya akan memanjakan lidah Anda, tetapi juga memperkaya pemahaman Anda tentang bagaimana sejarah dan modernitas dapat bersatu dalam sebuah piring sajian.