Arus Rip Current Mengintai, Dua Pelajar Hampir Terseret Ombak di Parangtritis

Arus Rip Current Mengintai, Dua Pelajar Hampir Terseret Ombak di Parangtritis

Dua pelajar nyaris tenggelam di Pantai Parangtritis akibat rip current, Minggu (22/3/2026), Polisi mengimbau wisatawan tidak mandi di laut saat libur Lebaran 2026.--dok. Polres Bantul

BANTUL, diswayjogja.id - Polres Bantul kembali mengingatkan wisatawan untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkunjung ke kawasan pantai selatan, menyusul insiden kecelakaan laut di Pantai Parangtritis yang melibatkan dua pelajar asal Jawa Barat.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menyampaikan bahwa kondisi ombak di pesisir selatan saat ini sangat dinamis dan sulit diprediksi, sehingga wisatawan diminta tidak mandi di laut.

“Kami mengimbau dengan sangat agar wisatawan tidak mandi di laut. Jangan sampai kegembiraan berwisata berubah menjadi duka karena mengabaikan faktor keselamatan,” ujar Iptu Rita Hidayanto dalam keterangannya, Senin (23/3/2026).

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 16.55 WIB. Dua pelajar berinisial RA (15) dan MSP (15) asal Padalarang, Jawa Barat, terseret arus saat bermain air di Pantai Parangtritis.

BACA JUGA : Anak 5 Tahun Tewas Terseret Arus Sungai di Mlati Sleman

BACA JUGA : Dihantam Ombak, ABK yang Hilang di Pantai Nguluran Ditemukan Meninggal Dunia

Menurut Rita, kedua korban tidak menyadari bahwa mereka berada di area rip current atau arus balik yang berbahaya. Kondisi tersebut kerap mengecoh wisatawan karena tampak lebih tenang dibandingkan ombak di sekitarnya.

“Wisatawan sering terkecoh oleh area air yang terlihat tenang. Padahal, itu justru pusat arus balik yang sangat berbahaya,” katanya.

Beruntung, petugas gabungan yang berada di lokasi langsung melakukan penyelamatan. Kedua korban berhasil dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di posko SAR.

Berdasarkan data di lapangan, saat ini terdapat belasan titik rip current di sepanjang Pantai Parangtritis. Arus ini memiliki kecepatan tinggi dan mampu menyeret korban ke tengah laut dalam waktu singkat.

BACA JUGA : Bocah 9 Tahun Tenggelam di Muara Sungai Serang Kulon Progo Ditemukan Meninggal Dunia

BACA JUGA : Hari Kedua Pencarian Bocah Tenggelam di Muara Sungai Serang Kulon Progo Belum Membuahkan Hasil

Rita juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait cara menyelamatkan diri jika terseret arus. Ia menegaskan agar korban tidak panik dan tidak melawan arus secara langsung.

“Jika terseret arus, jangan melawan dengan berenang lurus ke pantai. Berenanglah menyamping mengikuti garis pantai hingga keluar dari arus,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: