Ambaryanti juga mengingatkan calon penumpang untuk tidak membeli tiket secara mendadak karena peluang mendapatkan kursi sangat kecil.
BACA JUGA : Pakar UGM: Istirahat Tiap 4 Jam Saat Mudik untuk Hindari Microsleep di Jalan Tol
BACA JUGA : Arus Mudik Kereta Mulai Ramai, 51 Ribu Pemudik Padati Yogyakarta
“Kalau beli tiket hari itu ya untung-untungan. Kalau ada yang cancel bisa dapat, tapi kalau sudah penuh ya tidak ada,” tegasnya.
Salah satu calon penumpang tujuan Palembang, Levia, mengaku memilih bus sebagai moda transportasi karena lebih nyaman. Ia juga memesan tiket jauh hari untuk menghindari kehabisan.
“Kalau pesan jauh-jauh hari harganya tetap sama. Kebetulan ini baru satu tahun merantau di Jogja, jadi baru pertama kali mudik dari sini,” tuturnya.
Sementara itu, pemudik lain asal Serang, Banten, Hasuri, juga memanfaatkan bus untuk pulang kampung setelah dua bulan bekerja di proyek pembangunan jalan layang Tol Solo–Jogja.
BACA JUGA : Tol Fungsional Purwomartani–Prambanan Dibuka, Polisi Tutup 9 U-Turn di Jalan Solo
BACA JUGA : Masuk Tol Fungsional Purwomartani Gratis, Kendaraan Tidak Bisa Keluar di Prambanan
“Saya kerja di proyek pembersihan alat berat di bawah perusahaan Adhi Karya. Baru dua bulan di sini, jadi ini pertama kali mudik,” imbuhnya
Hasuri mengaku akan pulang bersama empat kerabatnya dan memanfaatkan libur satu bulan sebelum kembali bekerja di Yogyakarta.
“Tiketnya masih stabil. Insyaallah nanti setelah libur satu bulan saya kembali ke sini lagi,” pungkasnya.