Sementara itu, Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan Abdi Kurniawan Purba menjelaskan mahasiswa luar daerah yang ingin mengakses layanan kesehatan di DIY dapat mengubah fasilitas kesehatan tingkat pertama (faskes) ke wilayah Yogyakarta.
BACA JUGA : Pemda DIY Salurkan Living Cost Rp300 Ribu per Bulan untuk 1.296 Mahasiswa Sumatra
BACA JUGA : Kisah Mahasiswa Sumatra di Jogja, Bertahan Hidup dengan Bantuan Setelah Banjir
Selain itu, BPJS Kesehatan juga melalui BPJS Goes to Campus yang akan menggandeng berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta.
“Kami mendapat data bahwa setiap tahun sekitar 300 ribu mahasiswa baru datang ke DIY. Dengan program ini kami ingin memastikan para mahasiswa tetap dapat menjaga kesehatan selama menempuh pendidikan,” tandasnya.