Di Balik Ramainya Pesanan Jelang Lebaran, Ada Cerita Perangkai Parsel Lebaran di Sleman

Minggu 08-03-2026,14:58 WIB
Reporter : Anam AK
Editor : Syamsul Falaq

Ratri sendiri telah bekerja di Jogja Parcel sejak tahun 2023. Ia mengaku awalnya tidak memiliki pengalaman merangkai parsel.

“Kalau saya pribadi dari nol, dulu diajarin sama owner-nya,” tuturnya.

Seiring waktu, ia mulai terbiasa dengan berbagai proses pembuatan parsel, mulai dari menyusun isi hingga tahap akhir pembungkusan.  Namun, menurutnya bagian paling sulit justru saat proses pembungkusan.

“Yang paling susah itu wrapping-nya, karena harus ditarik hati-hati biar plastiknya enggak sobek. Kalau sobek harus ngulang dari awal,” jelasnya.

BACA JUGA : PFI Jogja Ajak UMKM Kuasai Visual Storytelling, Dongkrak Penjualan di Era Digital

BACA JUGA : 7.832 UMKM di Kota Yogyakarta Sudah Melek Digital, Tapi Belum Punya Rencana Bisnis Jelas

Untuk parsel kecil, proses pembuatan biasanya memakan waktu sekitar 30 menit. Sedangkan paket besar bisa memakan waktu hingga satu sampai satu setengah jam.

Sementara itu, Sosial Meda Manager Jogja Parcel, Ita Lusiana  mengatakan permintaan parsel menjelang Ramadan dan Lebaran tahun ini meningkat.  Menurutnya, hingga awal Maret saja pesanan sudah mencapai lebih dari 700 paket.

“Untuk bulan Februari kemarin sudah ada banyak pemesanan, sudah 700 lebih. Dan yang paling laris itu di harga sekitar Rp500 ribuan,” tuturnya.

Jogja Parcel menyediakan berbagai jenis parsel, mulai dari makanan, keramik, paket campuran, sembako, alat salat hingga parsel buah.  Harga yang ditawarkan juga cukup beragam, mulai dari Rp150 ribu hingga Rp1,5 juta.

“Kalau untuk Ramadan tahun ini range harganya dari Rp150 ribuan sampai Rp1.500.000,” imbuh Ita.

BACA JUGA : Jelang Lebaran 2026, Pemda DIY Jamin Pasokan Pangan Aman dan Harga Stabil

BACA JUGA : 8 Juta Mobilitas di DIY Lebaran 2026, Dishub Prediksi Tempel Lebih Padat dari Prambanan

Mayoritas pemesan berasal dari wilayah Yogyakarta dan sekitarnya, seperti Magelang, Kulon Progo, hingga Gunungkidul. Pelanggan pun berasal dari berbagai kalangan, mulai dari perorangan hingga perusahaan.

“Sudah ada yang dari perusahaan juga, tapi banyak juga dari perorangan,” tandasnya.

Usaha Jogja Parcel sendiri telah berjalan sejak sekitar tahun 2010 dan terus berkembang hingga kini memiliki beberapa lokasi produksi.

Kategori :